Jumat, 19 Jun 2026 19:36 WIB

Wabah Virus Corona

Pelayanan SIM Baru di Satpas Tulungagung Dibuka, Tim Khusus Disiagakan

Tim khusus disiagakan di Satpas Tulungagung
Tim khusus disiagakan di Satpas Tulungagung

jatimnow.com - Pelayanan SIM di Satuan Penyelenggara Administrasi (Satpas) Tulungagung kembali dibuka setelah sempat ditutup akibat wabah Virus Corona (Covid-19).

Polres Tulungagung telah membentuk tim khusus untuk penerapan physical distancing bagi para pemohon.

Baca Juga: Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

"Sebelum dibuka kembali, kami juga sudah melakukan sejumlah cara sosialisasi agar masyarakat yang masa berlaku SIM-nya habis tidak perlu datang ke satpas," terang Kasatlantas Polres Tulungagung, AKP Aristianto Budi Sutrisno saat dikonfirmasi jatimnow.com, Kamis (9/4/2020).

Sebab pihaknya sudah menjamin bagi pemilik SIM yang masa berlakunya habis saat pandemi Covid-19, mendapatkan dispensasi.

"Bagi masyarakat tidak usah panik. Bagi pemilik SIM yang habis masa berlakunya saat pandemi Covid-19 mendapatkan dispensasi perpanjangan setelah masa pandemi selesai, tanpa melalui mekanisme penerbitan SIM baru," jelas Aristianto.

Baca Juga: Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

"Pemilik SIM yang masa berlakunya habis juga kami pastikan tidak akan dilakukan penindakan tilang," tegasnya.

Terkait antrean pemohon SIM di Satpas Tulungagung yang terposting di media sosial, Aristianto menyampaikan bahwa hal itu sudah bisa diatasi. Saat itu, tim khusus yang dibentuk langsung meminta kepada para pemilik SIM yang akan melakukan perpanjangan untuk kembali ke rumahnya.

"Sebelum kami minta kembali ke rumahnya masing-masing, kami juga menyampaikan program dispensasi tadi," tambah Aristianto.

Baca Juga: Asyik Nongkrong di Warung Kopi, Puluhan Pelajar di Tulungagung Terjaring Razia

Sedangkan bagi pemohon SIM baru, tim khusus juga sudah menerapkan physical distancing.

 

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.