Sabtu, 20 Jun 2026 01:17 WIB

Bocah Perempuan di Pasuruan Dilaporkan Hilang Terseret Banjir

  • Penulis : Moch Rois
  • | Minggu, 29 Mar 2020 09:40 WIB
Pencarian bocah perempuan di Pasuruan yang hilang terseret banjir
Pencarian bocah perempuan di Pasuruan yang hilang terseret banjir

jatimnow.com - Seorang bocah perempuan dilaporkan hilang terseret banjir bandang saat mandi di Sungai Kerang, Dusun/Desa Sukodermo, Kecamatan Purwosari, Kabupaten Pasuruan.

Bocah itu bernama Adelia Safitri (8), warga Dusun/Desa Sukodermo, Kecamatan Purwosari, Kabupaten Pasuruan. Anak dari pasangan Nasar (50) dan Misnatun (45) itu dilaporkan hilang sekitar pukul 18.00 Wib, Sabtu (28/3/2020).

Baca Juga: Sengketa Lahan TNI AL dan Warga 10 Desa Pasuruan Temui Titik Terang di DPR RI

"Hingga sampai malam tadi pukul 22.30 Wib, korban masih belum ditemukan oleh tim SAR gabungan," jelas Kapolsek Purwosari, AKP Syafiudin, Minggu (29/3/2020).

Syafiudin mengatakan, peristiwa itu bermula saat korban bersama tuga temannya Luluk (14), Najwa (10) dan Putri (9), mandi di Sungai Kerang sekitar pukul 14.00 Wib. Setelah mandi, keempat anak itu naik dari sungai. Namun tiba-tiba datang banjir kiriman di sungai itu dan menyeret korban.

"Tiga teman korban berhasil naik dari sungai. Namun korban terpeleset dan terbawa arus air sungai yang deras," terangnya.

Baca Juga: Simak Rekayasa Lalu Lintas Dampak Pembangunan Jembatan Bokwedi Pasuruan

Melihat korban hanyut, tiga temannya sempat berusaha untuk menolong, tetapi tidak berhasil karena derasnya arus air. Tiga teman korban berusaha mencari korban dengan berjalan kaki sampai ke Desa Gunting, Kecamatan Wonorejo, Kabhpaten Pasuruan atau berjarak sekitar dua kilometer dari TKP.

Karena sudah jauh dan takut, ketiga teman korban memutuskan untuk pulang. Sampai di rumah masing-masing, mereka awalnya tidak berani melapor kepada orangtuanya maupun orangtua korban.

Baca Juga: Bocah 13 Tahun di Malang Hanyut Terbawa Arus Saluran Air

"Keberanian mereka muncul pada pukul 17.30 Wib untuk melapor kepada orangtuanya dan orangtua korban, bahwa korban hanyut di sungai. Laporan itu sampai ke kami dan selanjutnya tim gabungan (Polsek, Koramil, Satpol PP) bersama dengan warga melakukan pencarian," paparnya.

Syafiudin menyebut bahwa kedalaman Sungai Kerang saat musim hujan seperti saat ini normal sedalam satu meter. Sungai ini bermura di Sungai Sidogiri, Kecamatan Kraton.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.