Selasa, 16 Jun 2026 14:31 WIB

Resep Bikin Cairan Disinfektan Pencegah Corona ala Kapolres Pasuruan

  • Penulis : Moch Rois
  • | Selasa, 24 Mar 2020 15:54 WIB
Kapolres Pasuruan AKBP Rofiq Ripto Himawan mencoba bilik sterilisasi pencegah Virus Corona di mapolres
Kapolres Pasuruan AKBP Rofiq Ripto Himawan mencoba bilik sterilisasi pencegah Virus Corona di mapolres

jatimnow.com - Kapolres Pasuruan AKBP Rofiq Ripto Himawan membagikan cara membuat disinfektan pencegah Virus Corona (Covid-19) dengan bahan alami, Selasa (24/3/2020). Disinfektan itu diaplikasikan di bilik sterilisasi pencegah Virus Corona di mapolres.

"Setelah saya berkomunikasi dengan beberapa ahli di Intitut Teknologi Surabaya, di Universitas Bhrawijaya, mereka mengatakan jika NHCL atau garam, adalah salah satu bahan pembuat disinfektan pencegah virus," jelas Rofiq.

Baca Juga: Sengketa Lahan TNI AL dan Warga 10 Desa Pasuruan Temui Titik Terang di DPR RI

Diterangkan Rofiq, cara pembuatan disinfektan dari bahan baku garam tersebut dengan cara merebus. Serbuk garam itu dilarutkan ke dalam air, kemudian direbus dengan suhu 200 derajat celcius. Adapun takaran perebusannya yaitu setiap dua kilogram garam dicampur dengan 10 liter air.

Setelah air rebusan itu didiamkan dan sudah digin, bisa diaplikasikan untuk mensterilisasi tubuh luar manusia atau pun benda yang telah terpapar virus. Nah, cairan itulah yang digunakan Polres Pasuruan dalam membuat bilik sterilisasi di mapolres.

Baca Juga: Simak Rekayasa Lalu Lintas Dampak Pembangunan Jembatan Bokwedi Pasuruan

"Dan ketika diuapkan, maka dia bisa bermanfaat untuk mensterilkan kuman-kuman ini, insyaAllah salah satunya Virus Corona, dia posisinya bisa mati jika terpapar uap atau cairan yang posisinya ada di dalam bilik itu," ungkapnya.

Adapun pengaplikasian bilik sterilisasi ini akan diterapkan kepada setiap orang yang masuk ke Mapolres Pasuruan. Entah itu anggota kepolisian ataupun masyarakat umum.

Baca Juga: Dua Kali Diteror Molotov, Warga Pasuruan Ajukan Perlindungan LPSK

"Karena menurut Mbah Nun (MH Ainun Najib), Virus Corona 'min khaitsu la yakhtasib' arahnya dari mana, datangnya dari mana kita tidak tau. Sehingga kita lebih baik mencegah," pungkasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.