Minggu, 14 Jun 2026 10:02 WIB

Wabah Virus Corona

Kerumunan Warga di Pasuruan Disemprot Disinfektan Sebelum Dibubarkan

  • Penulis : Moch Rois
  • | Selasa, 24 Mar 2020 11:15 WIB
Warga Kota Pasuruan yang berkerumun disemprot disinfektan sebelum diminta bubar
Warga Kota Pasuruan yang berkerumun disemprot disinfektan sebelum diminta bubar

jatimnow.com - Warga di Kota Pasuruan yang masih berkerumun dibubarkan oleh petugas gabungan dari Polri, TNI hingga Satpol PP. Warga yang berkerumun disemprot disinfektan untuk mencegah penyebaran Virus Corona (Covid-19).

Plt. Wali Kota Pasuruan Rahato Teno Prasetyo, Kapolres Pasuruan Kota AKBP Dony Alexander dan Dandim 0819 Pasuruan Letkol Arh Burhan Arifian memimpin langsung pembubaran warga yang masih bandel nongkrong di pusat keramaian kota tersebut.

Baca Juga: Sengketa Lahan TNI AL dan Warga 10 Desa Pasuruan Temui Titik Terang di DPR RI

"Kita melakukan pembatasan acara kongkow-kongkow di jalan, sebagai salah satu cara upaya kita untuk membentengi Kota Pasuruan. Tindakan preventif ini sebagai langkah mencegah penyebaran Covid-19," jelas Raharto Teno Prasetyo.

Warga Kota Pasuruan yang berkerumun disemprot disinfektan sebelum diminta bubarWarga Kota Pasuruan yang berkerumun disemprot disinfektan sebelum diminta bubar

Sosialisasi dan pembubaran kerumunan warga itu dilakukam mulai pukul 20.00 hingga 24.00 Wib, Senin (23/3/2020).

Penyisiran dimuali dari kawasan padestrian Stadion Untung Suropati, Jalan Sunan Ampel, Jalan Pati Unus, Jalan Sultan Agung, GOR Untung Suropati, Pasar Kebonangung, Jalan Panglima Sudirman dan berakhir di Alun-alun Kota Pasuruan.

Baca Juga: Simak Rekayasa Lalu Lintas Dampak Pembangunan Jembatan Bokwedi Pasuruan

"Setelah kita lakukan sosialisasi, semua orang yang berkumpul dilakukan penyemprotan disinfektan, kemudian kita minta untuk pulang," ungkapnya.

Menurut Teno, imbauan agar warga tidak berkerumun dalam jumlah besar tersebut akan kita lakukan setiap hari. Dengan harapan semua warga Kota Pasuruan bisa bersinergi untuk menjaga Kota Pasuruan dari wabah Corona.

Warga Kota Pasuruan yang berkerumun disemprot disinfektan sebelum diminta bubarWarga Kota Pasuruan yang berkerumun disemprot disinfektan sebelum diminta bubar

Baca Juga: Indosat Bekali UMKM Pasuruan Strategi Konten Viral dan Optimasi Produk

"Kita tidak melarang para penjual atau pelaku ekonomi kerakyatan menjalankan usahanya. Yang kami larang ini kongkow-kongkownya. Jadi setelah bertransaksi, bisa langsung kembali ke tempat masing-masing," tegasnya.

Kegiatan ini tidak hanya dilakukan malam hari. Di siang hari, Teno menyebut bahwa kegiatan serupa akan dilakukan.

"Hingga sampai saat ini, Kota Pasuruan saya nyatakan masih tidak ada yang terkonfirmasi positif Corona," pungkasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.