Kamis, 18 Jun 2026 04:46 WIB

Bupati Anas Ajak Kades-Lurah Gotong Royong Cegah Corona di Banyuwangi

Bupati Anas saat menggelar rapat online bersama para kades dan lurah se Banyuwangi
Bupati Anas saat menggelar rapat online bersama para kades dan lurah se Banyuwangi

jatimnow.com - Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas mengajak seluruh kepala desa (kades) dan lurah turut andil dalam mencegah penyebaran Virus Corona (Covid-19). Itu disampaikan dalam rapat online bersama seluruh kades dan lurah.

Bupati Anas ingin memastikan pembatasan sosial (social distancing) dan gaya hidup sehat diterapkan sampai ke level paling bawah dan meminta agar kades memberi perhatian yang serius.

Baca Juga: Penyelundupan Ratusan Burung Tanpa Dokumen Digagalkan di Ketapang

Rapat online yang dipimpin Bupati Anas itu dilakukan dalam dua gelombang bersama 217 kades dan lurah. Dalam rapat koordinasi secara virtual itu juga melibatkan Dinas Kesehatan dan jajaran asisten pemerintah daerah.

"Upaya mencegah Covid-19 adalah kerja bersama. Terutama kita harus memastikan warga mematuhi protokol pencegahan," ujar Bupati Anas, Minggu (22/3/2020).

Protokol pencegahan itu antara lain, menerapkan perilaku hidup sehat dan bersih. Seperti cuci tangan pakai sabun, konsumsi gizi seimbang dengan mengoptimalkan potensi pangan lokal, olahraga teratur, istirahat cukup, dan selalu berpikir positif.

Ia menambahkan, kades dan lurah diharapkan aktif menjalin koordinasi dengan Puskesmas dan Dinas Kesehatan. Terutama untuk melaporkan status orang dalam pemantauan (ODP), yaitu warga Banyuwangi yang baru pulang dari daerah terjangkit.

Bupati Anas juga meminta kades dan lurah memberi perhatian serius dalam upaya pencegahan Covid-19. Jangan sampai menganggap remeh dan menilai jika fenomena virus hanya sebatas keriuhan di media massa dan media sosial.

"Presiden sudah berpesan jangan menganggap remeh. Negara Italia saja kelimpungan, Arab Saudi sampai menutup kegiatan umroh dan menutup begitu banyak masjid. Maka kita juga harus waspada dan melakukan upaya menekan penyebaran virus ini bersama," kata Bupati Anas.

Baca Juga: Warga Banyuwangi Keluhkan Langkanya LPG 3 Kg Jelang Lebaran

Bupati Anas memberikan gambaran kenapa social distancing perlu dilakukan hingga level grass root. Ini mengingat perkembangan virus di Indonesia yang telah menyebar ke sejumlah daerah.

"Dan itu harus disosialisasikan dan dilakukan hingga level terbawah di masyarakat. Silakan bapak/ibu Kades dan lurah menyosialisasikan dengan cara masing-masing sesuai karakteristik wilayahnya," tambahnya.

Selain itu, Bupati Anas juga mengatakan, para kades dan lurah untuk membatasi kegiatan di wilayahnya yang berpotensi mendatangkan kerumunan orang.

"Misalnya aktivitas keagamaan yang sifatnya akbar, tolong ditunda dulu. Pahamkan masyarakat betapa pentingnya melakukan pembatasan sosial ini agar virus tidak menyebar. Perkumpulan di kampung, kegiatan yang mengumpulkan orang banyak, semuanya tolong ditunda," paparnya.

Baca Juga: Banyuwangi Jadi Pilot Project, PTPN I Tanam 10 Ribu Kelapa Genjah demi Hilirisas

Lebih jauh, Kades dan Lurah juga diminta mengkoordinasikan hal itu dengan Ketua RT dan RW di wilayahnya, sehingga ada satu pemahaman penanganan corona.

"Aktifkan peran RT dan RW tentang pentingnya pembatasan jarak sosial dan upaya pencegahan lainnya. Dengan upaya ini, kita bisa berharap risiko penyebaran Covid-19 bisa ditekan," ungkap Bupati Anas.

Terkait penggunaan dana desa untuk menangani masalah ini, Bupati Anas mendukung langkah Kementerian Desa.

"Bisa digunakan untuk menggenjot pencegahan. Silakan alokasinya diatur di musyawarah desa, yang penting gerak cepat. Selain itu, program padat karya tunai tetap perlu dilakukan untuk menggerakkan ekonomi desa, dengan tetap mematuhi protokol pencegahan corona," beber Bupati Anas.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.