Senin, 15 Jun 2026 23:12 WIB

Cerita di Balik Ekskavasi Candi Keboireng Pasuruan

  • Penulis : Moch Rois
  • | Kamis, 12 Mar 2020 15:03 WIB
Ekskavasi Candi Keboireng di Dusun Keboireng, Desa Ngerong, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan
Ekskavasi Candi Keboireng di Dusun Keboireng, Desa Ngerong, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan

jatimnow.com - Candi Keboireng di Dusun Keboireng, Desa Ngerong, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan kini tengah diekskavasi. Itu dilakukan setelah ditemukan kepala kala di candi tersebut.

Penjaga Candi Keboireng, Pawiji (55) menyebut, ekskavasi itu dilakukan Tim Arkeolog Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Trowulan, sejak Maret 2020. Meski sebenarnya kepala kala itu ditemukan sudah lumayan lama.

Baca Juga: Sengketa Lahan TNI AL dan Warga 10 Desa Pasuruan Temui Titik Terang di DPR RI

Pawiji bercerita, Candi Keboireng itu ditemukan pertama kali pada 1984. Candi Keboireng itu tergolong candi kecil yang awalnya disebut sebagai peninggalan peradaban Majapahit.

Namun setelah diekskavasi tahun ini, kesimpulan awal menyebut bahwa umur Candi Keboireng itu lebih tua dari era Majapahit.

"Saat awal ditemukan oleh bapak saya, lalu digali oleh arkeolog dari Jogja pada Tahun 1984, tidak ada yang istimewa dari candi ini. Namun setelah dieskavasi lagi tahun ini, ternyata candi ini lebih tua dari era Majapahit," jelas Pawiji, Kamis (12/3/2020).

Proses ekskavasi Candi Keboireng di Dusun Keboireng, Desa Ngerong, Kecamatan Gempol, Kabupaten PasuruanProses ekskavasi Candi Keboireng di Dusun Keboireng, Desa Ngerong, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan

Sementara itu, Arkeolog BPCB Trowulan Wicaksono Dwi Nugroho menyebut, ekskavasi ini bergerak dari data terakhir, yang menyebutkan jika Candi Keboireng ada di era Majapahit.

Baca Juga: Simak Rekayasa Lalu Lintas Dampak Pembangunan Jembatan Bokwedi Pasuruan

Namun temuan kepala kala dan dari hasil ekskavasi membuat para erkeolog melakukan penelitian kembali, apakah benar masa Majapahit atau mungkin lebih tua dari masa Majaphit.

"Dugaan lebih tua dari masa Majapahit, karena adanya tantra dan perwara. Di Candi Keboireng kita menemukan tiga perwara. Itu kan konsep (candi) Mataraman. Di Candi Majapahit kita jarang menemukan itu," ungkapnya.

Wicaksono menambahkan, konsep Candi Keboireng ini sama dengan Candi Badut yang dibangun pada era Mataram, dengan tiga perwaranya.

Baca Juga: Dua Kali Diteror Molotov, Warga Pasuruan Ajukan Perlindungan LPSK

"Ini yang akan kita cari tahu. Apakah kemudian ini dari masa pra Majaphit, nanti hasilnya kita teliti," ungkapnya.

Hingga hari ini, tim arkeolog masih melakukan ekskavasi di area Candi Keboireng. Terlihat ada 15 grid ekskavasi yang dilakukan di atas tanah seluas 14x19 meter persegi itu.

"Kemarin tim ekskavasi menemukan kepengan koin China dan pecahan genting kuno," tandasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.