Rabu, 17 Jun 2026 09:45 WIB

Pembangunan di Banyuwangi, Bupati Anas: Fokus Mencetak Kualitas SDM

 Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas
Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas

jatimnow.com - Mencetak generasi yang unggul, Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas memfokuskan pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) yang dimulai dari sektor pendidikan dan kesehatan.

Upaya mencetak generasi unggul masa depan menjadi salah satu perhatian utama yang disampaikan dalam musyawarah rencana pembangunan (Musrenbang) kabupaten, Rabu (11/3/2020).

Baca Juga: Penyelundupan Ratusan Burung Tanpa Dokumen Digagalkan di Ketapang

Bupati Anas meminta semua stake holder memperhatikan pengembangan SDM yang berkualitas sejak dini.

"Intinya, people centered development. Dimulai dengan program peningkatan gizi ibu hamil. Data ibu hamil dan kondisinya harus terurai secara detail, kemudian ada intervensi yang jelas dan terukur untuk menekan terjadinya akibat fatal khususnya pada ibu hamil risiko tinggi," kata Anas.

Anas melanjutkan, selain memberi perhatian pada ibu hamil, tumbuh kembang anak usia golden age 0-5 tahun wajib dipantau lewat Posyandu.

"Ini kita lakukan agar tidak lagi ditemukan anak stunting di Banyuwangi. Perkuat Posyandu dengan memfasilitasi makanan bergizi dan asupan lainnya yang mampu menstimulus pertumbuhan anak dan balita," imbuh Ketua Umum Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) itu.

"Akses kesehatan warga secara umum juga diperluas dengan mempromosikan gaya hidup sehat yang dimotori Puskesmas," imbuh Anas.

Di sektor pendidikan, Anas meminta sektor non formal mendapat perhatian lebih selain sektor formal. Salah satunya memperbanyak program pendidikan keterampilan yang terukur bagi anak muda lulusan pesantren, program kejar paket hingga lulusan SMA dan SMK.

"Ini sebagai cara untuk mengatasi problem tantangan ekonomi global yang terjadi saat ini di mana mekanisasi industri terjadi yang mengakibatkan terbatasnya jumlah lapangan kerja. Maka life skill sebagai bekal hidup mandiri harus kita berikan pada anak-anak muda," ujar Anas.

Baca Juga: Warga Banyuwangi Keluhkan Langkanya LPG 3 Kg Jelang Lebaran

Anas juga memastikan sejumlah program seperti pemberian uang saku dan bantuan transportasi bagi pelajar kurang mampu tetap jalan. Beasiswa kuliah Banyuwangi Cerdas juga bakal ditingkatkan jumlahnya.

Ia berharap dengan berbagai intervensi program kesehatan sejak dini dan program pendidikan, akan membuat indeks pembangunan manusia (IPM) Banyuwangi meningkat.

IPM Banyuwangi tahun 2019 berhasil naik menjadi 70,60 dan menjadi satu-satunya kabupaten/kota di eks Karesidenan Besuki yang naik dari kategori IPM 'sedang menjadi IPM 'tinggi'.

"Meningkatnya IPM tersebut ternyata seiring dengan publikasi Kementerian Pendidikan di mana anggaran pendidikan Banyuwangi dalam APBD di tahun yang sama, paling tinggi di antara daerah lainnya di Jawa Timur. Tren positif ini akan terus kami lanjutkan," ujar Anas.

Selain memastikan program peningkatan kualitas SDM, tahun depan program pengentasan kemiskinan juga tetap dijalankan daerah.

Baca Juga: Banyuwangi Jadi Pilot Project, PTPN I Tanam 10 Ribu Kelapa Genjah demi Hilirisas

Saat ini proses validasi penduduk miskin tengah dikerjakan agar intervensi program kemiskinan dapat tepat sasaran.

"Program-program pengentasan kemiskinan dengan kolaborasi berbagai pihak seperti Baznaz, instansi swasta maupun vertikal diharapkan bisa semakin diperkuat agar masalah kemiskinan daerah bisa cepat tertangani," pinta Anas.

Program pembangunan lainnya seperti pelayanan publik, pertanian hingga infrastruktur juga akan menjadi bagian program daerah. Untuk infrastruktur akan difokuskan memperlebar dan memperbaiki jalan kabupaten yang merupakan usulan dari desa dan kecamatan.

"Panjang jalan daerah mencapai 3300 km atau hampir mencakup 5-6 kabupaten, untuk itu perbaikan jalan dan pelebaran tetap akan kami lakukan untuk ruas-ruas yang urgent dan prioritas sebagai akses ekonomi, pertanian maupun pariwisata," pungkas Anas.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.