Wabah Virus Corona
Masker di Kota Pasuruan Mulai Langka, Polisi Turun Tangan
- Penulis : Moch Rois
- | Jumat, 06 Mar 2020 14:10 WIB
jatimnow.com - Wabah Virus Corona yang mulai masuk ke Indonesia, membuat stok masker di sejumlah daerah menipis, begitu pula di Kota Pasuruan. Langkanya masker di daerah ini mulai diselidiki kepolisian, Jumat (6/3/2020).
Edi Susanto, penanggungjawan gudang di Apotek Yap Jalan Hayam Wuruk, Kota Pasuruan mengatakan, stok masker di apoteknya itu sudah habis sejak akhir Februari 2020.
Baca Juga: Sengketa Lahan TNI AL dan Warga 10 Desa Pasuruan Temui Titik Terang di DPR RI
"15 Februari kemarin kita kulakan dua karton, saat harga belum melonjak seperti ini. 24 Februari, sekitar sore hari, masker tersebut diborong oleh seseorang. Selang sehari saya pesan ke Surabaya masih inden, Jakarta juga, masih inden sampai sekarang," jelas Edi.
Sementara itu, di Toko Medan Baru yang bersebelahan dengan Apotik Yap, harga masker tembus Rp 100 ribu per pak berisi 50 masker. Padahal sebelum Virus Corona masuk Indonesia, harga masker dipasaran tak lebih dari Rp 25 ribu setiap pak.
Baca Juga: Simak Rekayasa Lalu Lintas Dampak Pembangunan Jembatan Bokwedi Pasuruan
Sedangkan masker di apotek Sumber Rejeki Jalan Wahidin Sudiro Husodo, malah kosong. Sebab apotek ini tidak pernah menyetok. Satu karton masker yang dijual sudah habis bulan Januari 2020.
Atas kelangkaan masker itu, Polres Pasuruan Kota melakukan sidak ke sejumlah apotek dan toko. Hasilnya, kelangkaan benar terjadi. Atas temuan iu, Polres Pasuruan Kota mulai melakukan penyelidikan.
Baca Juga: Indosat Bekali UMKM Pasuruan Strategi Konten Viral dan Optimasi Produk
"Masyarakat tidak usah resah, terkait penyebaran Virus Corona. Kami memastikan jika wilayah Kota Pasuruan saat ini masih aman," jelas Kapolres Pasuruan Kota, AKBP Dony Alexander.
Upaya penyelidiakan terus dilakukan Tim Satreskrim untuk mengungkap praktik penimbunan masker, yang mungkin saja terjadi di Kota Pasuruan.
Editor : Narendra BakrieURL : https://jatimnow.id/baca-24482-masker-di-kota-pasuruan-mulai-langka-polisi-turun-tangan