Senin, 22 Jun 2026 07:01 WIB

Mengganggu Lalu Lintas, Konvoi Siswa di Banyuwangi Digiring ke Hutan

  • Penulis :
  • | Rabu, 02 Mei 2018 14:51 WIB
Konvoi siswa yang digiring ke hutan pinus/Foto: Irul Hamdani
Konvoi siswa yang digiring ke hutan pinus/Foto: Irul Hamdani

jatimnow.com - Rombongan konvoi kelulusan siswa dari sejumlah sekolah yang melintas di jalan raya di Kecamatan Songgon, Banyuwangi, ditindak aparat kepolisian setempat.

Polisi dengan mengendarai dua mobil patroli menggiring konvoi itu ke salah satu tempat wisata hutan pohon pinus, Rabu (2/5/2018).

Baca Juga: Penyelundupan Ratusan Burung Tanpa Dokumen Digagalkan di Ketapang

"Konvoi ini mengganggu ketertiban berlalu lintas. Membahayakan diri sendiri dan pengguna jalan lainnya. Urakan di jalan raya tidak mencerminkan sikap sebagai pelajar yang terpelajar," kata Kapolsek Songgon, AKP Bakin, dengan nada kesal.

Petugas mengumpulkan siswa yang sedang konvoi di jalan raya di hutan pinus.

Baca Juga: Warga Banyuwangi Keluhkan Langkanya LPG 3 Kg Jelang Lebaran

Sesampainya di tempat wisata, puluhan pelajar tersebut dikumpulkan jadi satu. Untuk didata nama, alamat dan asal sekolah. Ironisnya, siswa yang paling banyak dari salah satu SMA agama di Kecamatan Kabat. Pelajar lainnya diketahui dari Kecamatan Rogojampi dan Singojuruh.

"Seragam baju dan celana sudah dicoret-coret. Sampai kapan budaya seperti ini akan dipakai tiap tahunnya. Saya kira fenomena ini harus ada solusi yang positif," tambahnya.

Usai didata, semua pelajar peserta konvoi yang terjaring tersebut diberikan pembinaan. Petugas memberikan wejangan, pentingnya tertib dalam berlalu lintas. Juga memberikan motivasi untuk menjadi generasi yang bisa dibanggakan orang tua.

Baca Juga: Banyuwangi Jadi Pilot Project, PTPN I Tanam 10 Ribu Kelapa Genjah demi Hilirisas

Reporter: Irul Hamdani

Editor: Erwin Yohanes

Editor : Erwin Yohanes
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.