Senin, 15 Jun 2026 19:41 WIB

Heboh Sungai Berbusa di Pandaan Pasuruan, DLH Turun Tangan

  • Penulis : Moch Rois
  • | Jumat, 14 Feb 2020 17:50 WIB
Sungai berbusa di Pandaan, Pasuruan
Sungai berbusa di Pandaan, Pasuruan

jatimnow.com - Warga Desa Tawangrejo, Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan dihebohkan munculnya busa misterius yang menutupi aliran sungai damper sepanjang sekitar 1 kilometer, Jumat (14/2/2020).

Pemerintah dan masyarakat yang melakukan penelusuran dan mendapati pemicu busa disebabkan cairan tumpah dari salah satu pabrik pengolahan plastik Pondok Pesantren (Ponpes) Al Falah di Desa Sumbergedang, Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan.

Baca Juga: Sengketa Lahan TNI AL dan Warga 10 Desa Pasuruan Temui Titik Terang di DPR RI

"Ini tumpah (cairan warna hitam) ke saluran pembuangan. Kemudian sampai ke sungai dan berbusa," jelas Royan, penanggungjawab operasional pabrik pengolahan plastik Ponpes Al Falah Beji, kepada para wartawan di lokasi.

Dikatakan Royan jika cairan hitam tersebut memiliki fungsi seperti sabun cuci, yang digunakan membersihkan sampah plastik sebelum didaur ulang.

DLH memeriksa sebuah pabrik pengolahan plastik di PandaanDLH memeriksa sebuah pabrik pengolahan plastik di Pandaan

"Ini (cairan pembersih) tidak berbahaya," katanya.

Baca Juga: Simak Rekayasa Lalu Lintas Dampak Pembangunan Jembatan Bokwedi Pasuruan

Terkait cairan pembersih berwarna hitam yang sampai membuat Sungai Demper berbusa hingga 1,5 Km hingga membuat heboh masyarakat, Royan pun menganggap sebagai sebuah kecelakaan.

"Kecelakaan," tegasnya.

Pemeriksaan cairan pembersih dan peralatan pengolahan plastik dilakukan oleh Tim Pengawas Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Pasuruan.

Baca Juga: Dua Kali Diteror Molotov, Warga Pasuruan Ajukan Perlindungan LPSK

"Sampel sudah kami ambil. Nanti akan dilakukan pemeriksaan (di laboratorium)," ujar Staff DLH Kabupaten Pasuruan, Khoiron.

Ridho Gunardi (58), warga Dusun Pateguhan, Desa Tawangrejo, Kecamatan Pandaan menyebut bahwa baru kali ini seumur hidupnya melihat Sungai Damper berbusa.

"Iya baru kali ini. Kemunculannya (busa) tadi sekitar pukul 9 pagi tadi. Terus orang-orang rame-rame mendatangi pabrik itu. Lalu pukul 10.30 Wib sudah habis busanya," ucapnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.