Jumat, 19 Jun 2026 19:40 WIB

TNI Gadungan 'Pemburu' Janda: Ajak Kencan dan Bawa Kabur Harta Korban

Kanit Resmob Satreskrim Polres Mojokerto Ipda Prima Andre Rinaldo Azhar (kiri) menggiring TNI gadungan (tengah)
Kanit Resmob Satreskrim Polres Mojokerto Ipda Prima Andre Rinaldo Azhar (kiri) menggiring TNI gadungan (tengah)

jatimnow.com - Seorang pria yang mengaku sebagai anggota TNI ditangkap Tim Unit Resmob Satreskrim Polres Mojokerto setelah memperdaya beberapa janda. TNI gadungan itu terbukti melakukan pencurian, penipuan hingga penggelapan.

Kanit Resmob Satreskrim Polres Mojokerto Ipda Prima Andre Rinaldo Azhar mengatakan, TNI gadungan itu bernama Kusnan Ghoibi (29), warga asal Desa Tanggung, Kecamatan Turen, Kabupaten Malang. Dalam aksinya, pelaku 'memburu' dan menyasar para janda.

Baca Juga: Meimura Bawa Ludruk Besutan ke Kampus, Sentil Eksploitasi Alam Mojokerto

"Pelaku mengaku ke para korban sebagai anggota Kopaska TNI AL di Lantamal V Surabaya. Dia meyakinkan korban dengan memasang foto berseragam TNI AL di Instagram. Padahal sehari-hari ia bekerja sebagai kuli bangunan," terang Andre, Kamis (13/2/2020).

Aksi tipu-tipu pelaku terbongkar saat pelaku berkencan dengan seorang janda yang juga dosen asal Kota Surabaya. Pelaku dan janda itu berkencan di Vila Jati Pacet, Desa/Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto.

Andre menambahkan, setelah berkencan, pelaku membawa kabur barang milik korban mulai dari handphone, uang Rp 400 ribu dan satu unit motor Honda Beat. Pelaku membawa kabur barang berharga korban dengan alasan keluar untuk membeli makan.

Baca Juga: Angkat Isu Situs, Ludruk Besutan Bakal Masuk Kampus UNIM Mojokerto

"Korban mengalami kerugian sekitar Rp 10 juta. Korban terlena karena mendapat janji akan dinikahi oleh pelaku," bebernya.

Masih kata Andre, korban yang sadar ditipu oleh pelaku, kemudian melapor ke Mapolres Mojokerto pada Rabu (5/2/2020). Dari laporan itu, Tim Unit Resmob Satreskrim Polres Mojokerto berhasil menangkap pelaku di tempat kosnya di Desa Bringkang, Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik pada Rabu (12/2/2020).

Baca Juga: Tutup Tahun 2025, SportTrip Hijaukan Lereng Gunung Penanggungan

"Hasil dari pengembangan kami, korban tipu daya tersangka pelaku sebanyak lima orang dan semuanya janda," tandasnya.

Selain menangkap pelaku, Tim Unit Resmob juga menyita satu stel baju loreng, sepatu TNI, jaket loreng, rompi bertuliskan Kopaska TNI AL, dua ponsel milik pelaku dan korban, ATM milik korban serta motor Honda Vario milik korban.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.