Jumat, 12 Jun 2026 22:14 WIB

AirNav Indonesia Apresiasi Kerja Bandara Banyuwangi

Seminar Safety Awareness & Security Review di Banyuwangi
Seminar Safety Awareness & Security Review di Banyuwangi

jatimnow.com - Kinerja positif Bandara Banyuwangi mendapat apresiasi dari Lembaga Penyelenggara Pelayanan Navigasi Penerbangan Indonesia (LPPNPI/AirNav Indonesia).

AirNav Indonesia Cabang Surabaya menggelar seminar Safety Awareness & Security Review di Banyuwangi, pada Senin (21/1/2020).

Baca Juga: Penyelundupan Ratusan Burung Tanpa Dokumen Digagalkan di Ketapang

"Kami menggelar seminar tentang keselamatan penerbangan udara di Banyuwangi. Kemajuan Banyuwangi dan tingginya tingkat kunjungan via udara membuat kami menyelenggarakan kegiatan ini," kata General Manajer AirNav Surabaya, Nurhuda, saat dihubungi Selasa (21/1/2020).

Penyelenggaraan acara di Banyuwangi, lanjut dia, tidak lepas dari dukungan AirNav kepada Banyuwangi sebagai Kota Festival.

Festival yang digelar Banyuwangi menurut dia, mampu menjadi trigger kedatangan wisatawan ke Banyuwangi via udara.

"Event-event festivalnya juga kami anggap tidak mengganggu aktivitas penerbangan," kata Nurhuda.

Baca Juga: Warga Banyuwangi Keluhkan Langkanya LPG 3 Kg Jelang Lebaran

Dalam seminar tersebut dibahas sejumlah masalah keselamatan dan keamanan penerbangan dengan narasumber Deden Heryana dan Anton Yuliantoro.

Keselamatan penerbangan merupakan tanggung jawab seluruh penyelenggara operasi penerbangan baik di bandara maupun di sekitarnya.

"Ada tiga pihak penyelenggara penerbangan yaitu Air Traffic Service (ATS) provider atau badan pengelola navigasi penerbangan, Airport Operator dan Airline Operator. Di luar itu ada stakeholder, seperti jajaran TNI-Polri, Dinas Perhubungan, termasuk masyarakat yang tinggal di sekitar bandara dan para pengguna moda transportasi udara ini," terangnya.

Baca Juga: Banyuwangi Jadi Pilot Project, PTPN I Tanam 10 Ribu Kelapa Genjah demi Hilirisas

Dukungan dan kepedulian masyarakat terhadap keselamatan penerbangan ini, lanjut Nurhuda, berupa kepedulian terhadap hal-hal yang boleh dan tidak dalam setiap tahap atau proses penerbangan.

"Penumpang tidak boleh membawa barang-barang berbahaya seperti senjata tajam, senjata api yang dapat membahayakan penerbangan. Dan jangan sekali-sekali bercanda tentang bom," tegasnya.

Seminar tersebut dihadiri antara lain Kepala Otoritas Bandara Wilayah III Surabaya, Direktur Akademi Penerbang Indonesia Banyuwangi, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Banyuwangi. Juga ada Direktur Operasi PT Garuda Indonesia, PT Citilink Indonesia dan PT Wings Abadi Airlines.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.