Senin, 15 Jun 2026 19:13 WIB

Kades Ringintelu Pastikan Gebyar Waria Banyuwangi Batal Digelar

Poster Gebyar Waria Banyuwangi yang viral
Poster Gebyar Waria Banyuwangi yang viral

jatimnow.com - Acara hajatan pernikahan warga di Desa Ringintelu, Kecamatan Bangorejo, yang disebut bakal ditumpangi Gebyar Waria Banyuwangi, dipastikan ada. Namun pemerintah desa setempat mengaku bila acara waria itu hanya berbentuk poster elektronik saja.

Kepala Desa (Kades) Ringintelu Budi Santoso mengatakan, klarifikasi atas viralnya poster Gebyar Waria Banyuwangi itu sudah ia lakukan kepada para pihak yang terlibat.

Baca Juga: Penyelundupan Ratusan Burung Tanpa Dokumen Digagalkan di Ketapang

"Bahwa acara tersebut tidak ada atau hoaks dan saya pastikan tidak ada satu pun poster (Gebyar Waria Banyuwangi) yang dipajang di wilayah Desa Ringintelu," terang Budi kepada jatimnow.com, Kamis (16/1/2020).

Terkait acara pernikahan yang disebut bakal ditumpangi acara waria itu, Budi mengakui jika sebelumnya salah seorang warganya terjadwal melangsungkan hajatan pernikahan. Dan dekorasi pernikahan yang disewa serta rias pengantin, memakai jasa Ismi, seorang waria bernama asli Ismail.

Baca juga:  

Karena jasanya dipakai, Ismi berjanji memberikan bonus kepada warga yang memiliki hajatan itu berupa musik elektone.

Baca Juga: Ada Apa dengan Film Pesta Babi?

"Sedangkan bonus dari persewaan itu adalah elektone dari group Ismi dan kawan-kawannya yang merupakan waria. Sehingga tujuan dari grup itu untuk mempromosikan di medsos cuma salah membrandingnya saja," papar Budi.

Budi menyebut sudah memanggil para pihak yang bersangkutan dan menyatakan siap untuk membatalkan hiburan musik elektone pada hajatan pernikahan tersebut.

"Kemarin saya sudah memanggil yang bersangkutan dan siap untuk tidak mengadakan elektone tersebut dan menggantinya dengan grup yang lain," tandasnya.

Baca Juga: Viral Wisatawan Asal China Diintimidasi Oknum Ojek Pangkalan di Probolinggo

Sebelumnya, salah satu tokoh masyarakat Desa Ringintelu Wawan Kadir menyebut bila poster yang viral itu bisa mencoreng nama desanya. Ia pun siap menggagalkan bila acara yang melibatkan para waria itu jadi digelar.

"Pak Kades saya telepon dan menjawab jika acara itu sudah dikonfirmasi pada yang punya hajat. Hasilnya bahwa acara (Gebyar Waria Banyuwangi) itu hoaks," tegas Wawan.

Pada poster Gebyar Waria Banyuwangi yang viral itu tertulis acara akan diselenggarakan pada Minggu, 9 Februari 2020. Namun jam pelaksanaannya tidak disebut. Dalam poster juga terpampang foto 6 waria, dengan nama Lela, Lia, Kristin, Ismi dan Bela. Sedangkan nama seseorang yang memakai baju warna hitam, tidak dicantumkan.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.