Selasa, 16 Jun 2026 16:41 WIB

Ditilang Polisi dan Dishub di Pasuruan, Sopir Truk Gandeng Marah-marah

  • Penulis : Moch Rois
  • | Rabu, 15 Jan 2020 18:32 WIB
Eri Wanto (kiri) sopir truk gandeng saat marah-marah kepada anggota Dishub dan Polres Pasuruan
Eri Wanto (kiri) sopir truk gandeng saat marah-marah kepada anggota Dishub dan Polres Pasuruan

jatimnow.com - Aksi sopir truk trailer bernopol W 8928 UD marah-marah saat ditilang, sekitar pukul 10.30 Wib, Rabu (15/1/2020). Aksi itu dilakukan saat operasi gabungan Over Dimension Over Load (ODOL), yang digelar Satlantas Polres Pasuruan dan Dinas Perhubungan (Dishub).

"Sampean iki aneh iki, aku lo nang timbangan lolos pak. Didelok karo. Nek bener seng onok bebane ancen gandeng. PK e gede. Mangkane JBP, JBI ne gede. (Bapak ini aneh. Saya di jembatan timbang lolos Pak. Dilihat dua-duanya (JBP dan JBI). Yang benar kalau beban muatannya berat ya gandeng. PK nya besar. Makannya JBP dan JBI-nya besar)," ucap sopir truk trailer, Eri Wanto (40).

Baca Juga: Sengketa Lahan TNI AL dan Warga 10 Desa Pasuruan Temui Titik Terang di DPR RI

Meski sempat berdebat panjang, Eri Wanto akhirnya kehabisan kata saat ditunjukan berbagai kesalahannya, yaitu pelanggaran tonase atau muatan lebih dari aturan, dalam operasi gabungan yang berlangsung di Terminal Cargo, Kecamatan Beji, Kabupaten Pasuruan itu.

"Bapak ini, tempelannya kan dua pak. Tempelan pertama untuk mengangkut tempelan kedua (muatan 50 ton). Dan tempelan kedua menanggung beban tempelan pertama. Karena jalannnya bareng," jelas Petugas Dishub, Juli.

"Nah, kalau itu bener. Tadi kan hanya JBU-nya. Ini (tempelan pertama) gak katut (tidak termasuk)," timpal Eri Wanto.

Baca Juga: Awas Kena Jepret! Polres Gresik Resmi Berlakukan Tilang Elektronik via HP

Tidak hanya itu, Kasat Lantas Polres Pasuruan AKP Bayu Halim Nugroho pun menunjukan sudah rapuhnya bodi besi bak truk kontainer.

"Ini secara kasat mata besinya bak truk sudah aus dan sudah lepas," tutur Bayu.

Sebagai tindakan atas pelanggaran tersebut, truk trailer pengangkut pupuk tersebut untuk sementara ditahan di Terminal Cargo Beji.

Baca Juga: Simak Rekayasa Lalu Lintas Dampak Pembangunan Jembatan Bokwedi Pasuruan

"Demi keselamatan pengendara lainnya, selain kita tilang, truk muatan pupuk ini kita amankan di Terminal cargo beji," tambah Bayu.

Selain itu, Satlantas Polres Pasuruan dan Dishub Kabupaten Pasuruan juga menahan kendaraan truk trailer bermuatan ekskavator yang melaju tanpa pengawalan polisi pada jam ramai kendaraan.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.