Sabtu, 20 Jun 2026 12:28 WIB

Cerita di Balik Ambruknya Atap Tiga Ruang Kelas MIN I Beji Pasuruan

  • Penulis : Moch Rois
  • | Kamis, 09 Jan 2020 17:34 WIB
Atap kelas MIN I Beji Pasuruan yang ambruk
Atap kelas MIN I Beji Pasuruan yang ambruk

jatimnow.com - Ambruknya atap tiga kelas di ruang kelas Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) I Beji yang berada di Dusun Banggle, Desa Gununggangsir, Kecamatan Beji, Kabupaten Pasuruan disebut telah tidak layak untuk ditempati.

Kepala Sekolah MIN I Beji, Abdul Mu'id M mengatakan kondisi atap yang ambruk sekitar pukul 12.00 Wib tersebut memang sudah tidak layak.

Baca Juga: Sengketa Lahan TNI AL dan Warga 10 Desa Pasuruan Temui Titik Terang di DPR RI

Baca juga: Atap Tiga Ruang Kelas MIN I Beji Pasuruan Ambruk

"Sudah tidak layak ditempati karena dibangun tahun 1996 silam. Setahu saya sejak saat itu tidak ada penggantian atap. Hanya renovasi kecil seperti pengecatan," katanya.

Ia menyebut kerusakan atap bangunan sebenarnya telah diketahui pada 20 Desember 2019 saat wali murid menerima rapot siswa.

"Saat itu ada potongan kayu dan plafon yang jatuh. Setelah dilihat, penuh dengan rayap," ujarnya.

Khawatir terjadi hal yang tidak diinginkan, Abdul Mu'id merelokasi siswa 3 kelas yang menempati ruangan tersebut, yakni ruangan kelas 3, 2D dan 2C, ke ruangan kelas lain.

Baca Juga: Simak Rekayasa Lalu Lintas Dampak Pembangunan Jembatan Bokwedi Pasuruan

Rencana renovasi telah dilakukan dengan memesan tukang bangunan. Sayangnya, atap 3 kelas tersebut keburu ambruk.

"Jadi kita ini keduluan ambruk sebelum dilakukan renovasi. Rencananya, atap 3 ruang kelas ini akan di dak beton dan tidak pakai galvalum," tegasnya.

Ambruknya 3 atap ruang kelas ini terjadi saat para siswa masih berkegiatan sekolah. Namun, tidak ada siswa yang berada di dekat bangunan saat atap ambruk.

Baca Juga: Dua Kali Diteror Molotov, Warga Pasuruan Ajukan Perlindungan LPSK

"Saat itu siswa kelas 3,4,5 dan 6 sedang salat berjamaah. Sedangkan kelas 1 dan 2 sudah pulang," ungkapnya.

Pihaknya akan berkoordinasi dengan komite sekolah tentang desain bangunan kelas usai peristiwa tersebut.

"Kami memastikan tidak ada siswa yang terlantar, meski ada insiden atap ambruk ini," pungkasnya.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.