Jumat, 19 Jun 2026 21:44 WIB

Rampas Tas, Dua Jambret Bersenjata Tajam di Pasuruan Dibekuk

  • Penulis : Moch Rois
  • | Jumat, 27 Des 2019 10:38 WIB
Ilustrasi/jatimnow.com
Ilustrasi/jatimnow.com

jatimnow.com - Aksi dua pelaku jambret yang menggunakan senjata tajam (sajam) di Jalan Raya Pandaan-Bangil, tepatnya di Desa Kenep, Kecamatan Beji, Kabupaten Pasuruan digagalkan, Jumat (27/12/2019) pukul 02.00 dini hari.

Para pelaku adalah M Mustain (24), warga Susukanrejo, Desa Susukan, Kecamatan Pohjentrek, Kabupaten Pasuruan dan M Fendik (21), warga Plinggisan, Desa Tambaksari, Kecamatan Pohjentrek, Kabupaten Pasuruan.

Baca Juga: Sengketa Lahan TNI AL dan Warga 10 Desa Pasuruan Temui Titik Terang di DPR RI

"Terlapor mengambil tas milik korban pada saat mengendarai sepeda motor," kata Kanit Reskrim Polsek Beji, Ipda Tatok.

Korban yang bernama M Arif Firmasyah (29), warga Nganglang, Desa Oro-oro Ombo Kulon, Kecamatan Rembang, Kabupaten Pasuruan, pulang dari tempat kerja menggunakan motor.

Saat di perjalanan, kedua pelaku yang berboncengan motor mengambil tas korban dengan cara di tarik.

Baca Juga: Jambret iPhone Turis Jerman di Kota Lama Surabaya Ditembak Polisi

"Korban sempat ditendang pelaku hingga oleng," ujarnya.

Korban kemudian mengejar dua pelaku hingga di sekitar kawasan Ledok, Kecamatan Bangil, Kabupaten Pasuruan.

Beruntung, saat itu anggota Polsek Bangil sedang melakukan patroli bersama warga yang kemudian membantu mengejar dan menangkap kedua pelaku.

Baca Juga: Simak Rekayasa Lalu Lintas Dampak Pembangunan Jembatan Bokwedi Pasuruan

"Untuk sementara, kedua pelaku masih mengaku pertama kali ini menjambret. Namun akan kami kembangkan," lanjutnya.

Selain menangkap dua tersangka, polisi juga mengamankan barang bukti motor yang dipakai pelaku, sebilah senjata tajam panjang 40 sentimeter dan uang.

"Kami menjerat pelaku dengan Pasal 363 KUHP dengan ancaman maksimal 7 tahun penjara, serta UU Darurat untuk pembawaan sajam," pungkasnya.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.