Selasa, 16 Jun 2026 01:39 WIB

Didi Kempot Berencana Ciptakan Lagu Tentang Banyuwangi

Didi Kempot bersama Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas
Didi Kempot bersama Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas

jatimnow.com - Setelah sekitar 22 tahun, Didi Kempot akhirnya menginjakkan kakinya lagi di Banyuwangi. Penyanyi berjuluk The Godfather of Broken Heart itu mengaku kagum dan terkejut dengan perkembangan Bumi Blambangan itu.

"Ini kunjungan kedua saya ke Banyuwangi. Terakhir saya datang ke sini sekitar tahun 1997. Sangat pesat perkembangannya," kata Didi Kempot, Kamis (19/12/2019).

Baca Juga: Penyelundupan Ratusan Burung Tanpa Dokumen Digagalkan di Ketapang

Kedatangan Didi Kempot kali ini untuk meramaikan malam puncak Hari Jadi Banyuwangi (Harjaba) ke-248, di Tambangan Blambangan, Rabu (18/12/2019) malam.

"Saya banyak mendengar tentang kemajuan Banyuwangi. Terutama tentang upayanya mengentaskan kemiskinan. Kali ini saya bisa melihatnya secara langsung. Sungguh berbeda dari pertama kali saya datang ke sini," ujar pria 52 tahun ini.

Sampai di Banyuwangi, Didi Kempot juga merasa kagum dengan Bandara Internasional Banyuwangi yang hijau, asri dan unik.

"Bandaranya bagus dan luas. Kotanya juga tertata. Ini sungguh luar biasa," uajr pria yang juga akrab disapa Lord Didi itu.

Didi Kempot juga berterima kasih telah diundang untuk meramaikan malam puncak Harjaba. Malam puncak itu, kata dia, menunjukkan Banyuwangi peduli terhadap kelestarian musik tradisional. Apalagi saat ini, menurutnya, Presiden Joko Widodo meminta agar musik menjadi salah satu media penanaman Pancasila.

Lanjut dia, Presiden Jokowi meminta kementerian serta lembaga maupun Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) untuk bekerjasama dengan para konten kreator, youtubers, selebgram, vlogger dan selebtwitt dalam membumikan Pancasila. Ia meyakini cara tersebut akan cepat diterima anak-anak muda.

Baca Juga: Warga Banyuwangi Keluhkan Langkanya LPG 3 Kg Jelang Lebaran

Bahkan secara spesifik, Presiden Jokowi menyebut tidak masalah jika harus mendompleng pada Didi Kempot, dalam membumikan Pancasila.

"Saya berterima kasih pada Pak Presiden. Ternyata seorang kepala negara memiliki kepedulian dengan musik tradisional," ungkapnya.

Menurut Didi, saat ini banyak anak-anak muda yang mengandrungi musik tradisional. Bahkan para penggemar Didi Kempot, menciptakan sendiri istilah Sobat Ambyar, Sad Boys dan Sad Girl, sebutan penggemar Didi Kempot.

Menurut pencipta lagu Pamer Bojo, Banyuwangi telah dikenal gudangnya seniman. Banyak penyanyi dan pencipta lagu yang berasal dari Banyuwangi.

Baca Juga: Banyuwangi Jadi Pilot Project, PTPN I Tanam 10 Ribu Kelapa Genjah demi Hilirisas

"Saya punya banyak teman seniman dari Banyuwangi. Banyak lagu-lagu Banyuwangi yang ngehits. Saya harus kulo nuwun pada mereka," tutur Didi.

Bahkan Didi berencana menciptakan lagu yang menggambar tentang Banyuwangi, berkolaborasi dengan seniman dari kota Blambangan itu.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.