Senin, 22 Jun 2026 09:29 WIB

Ini Kronologi Delapan Siswa Calon Brimob Watukosek Tersambar Petir

  • Penulis : Moch Rois
  • | Selasa, 17 Des 2019 09:09 WIB
Pelaksanaan evakuasi jenazah siswa calon Brimob di Gunung Ringgit
Pelaksanaan evakuasi jenazah siswa calon Brimob di Gunung Ringgit

jatimnow.com - Kepala Pusat Pendidikan Brigade Mobil (Kapusdik Brimob) Watukosek, Kombes Pol Almaz Widodo Kolopaking membenarkan delapan siswa calon Brimob dalam latihan di blok Gunung Ringgit akibat sambaran petir.

Dari delapan siswa tersebut, tiga diantaranya gugur dan lima calon anggota Brimob gugur.

Baca Juga: Sengketa Lahan TNI AL dan Warga 10 Desa Pasuruan Temui Titik Terang di DPR RI

Baca juga:  Delapan Siswa Calon Brimob Watukosek Tersambar Petir, Tiga Tewas

"Benar akibat sambaran petir," katanya, Selasa (17/12/2019) dini hari.

Ia memaparkan, secara keseluruhan ada 759 calon Brimob melakukan latihan yang dijadwalkan berlangsung selama 5 hari tersebut.

Baca Juga: Polisi Belajar Baik, Alasan IPDA Purnomo Pilih ODGJ yang Tak Bisa Berterima Kasih

Mereka diperintah untuk melaksanakan jenis latihan berganda. Namun dalam perjalanan karena perubahan cuaca, sesampai di blok Gunung Ringgit terjadi hujan lebat disertai petir.

"Mereka ini tengah melakukan latihan berganda, untuk penutupan pendidikan latihan pengembangan spesialisasi Brimob," ujarnya.

Saat hujan lebat disertai petir mengakibatkan 3 calon anggota Brimob gugur dan 5 terluka.

Baca Juga: Mengenal IPDA Purnomo, Wisudawan Unitomo yang Wakafkan Hidup untuk ODGJ

"Untuk kelima yang luka telah dibawa ke rumah sakit," terangnya.

Proses evakuasi jenazah ketiga calon anggota Brimob yang gugur ini akan dipastikan selesai dini hari karena sulitnya jalur evakuasi akibat guyuran hujan di blok Gunung Ringgit.

"Saat ini kita masih nunggu. Karena jalan yang harus kita lalui informaainya hancur. Jadi tadi yang pertama bisa lewat, untuk yang kedua masih dalam proses. Malam ini, peserta didik yang sudah turun ke Talunongko sudah dibawa pulang ke Pusdik, sisanya masih perjalanan," pungkasnya.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.