Selasa, 16 Jun 2026 02:53 WIB

Penyelundupan Ribuan Benih Lobster ke Banyuwangi Digagalkan

Kapolresta Banyuwangi AKBP Arman Asmara Syarifuddin membeberkan barang bukti benih lobster dan para pelaku
Kapolresta Banyuwangi AKBP Arman Asmara Syarifuddin membeberkan barang bukti benih lobster dan para pelaku

jatimnow.com - Upaya penyelundupan benih atau baby lobster (benur) senilai miliaran rupiah digagalkan Tim Satreskrim Polresta Banyuwangi. Lima orang pelaku diamankan, 7.040 ekor baby lobster disita.

Kapolresta Banyuwangi AKBP Arman Asmara Syarifuddin menjelaskan, baby lobster yang disita itu terdiri dari jenis mutiara sebanyak 1.000 ekor dan jenis pasir sebanyak 6.040 ekor. Semua disita dalam keadaan masih hidup.

Baca Juga: Penyelundupan Ratusan Burung Tanpa Dokumen Digagalkan di Ketapang

"Baby lobster yang diamankan 22 bungkus plastik total 7.040 ekor," kata Arman dalam jumpa pers di Mapolresta Banyuwangi, Senin (16/12/2019).

Menurut Arman, terbongkarnya praktik ilegal itu berawal dari laporan masyarakat pada bulan November 2019. Informasinya, pada bulan Desember bakal ada transaksi benur di wilayah Kecamatan Wongsorejo, Kabupaten Banyuwangi.

Dari informasi itu, Tim Satreskrim Polresta Banyuwangi dipimpin Kasatreskrim AKP MS Fery kemudian melakukan penyelidikan. Dan benar, benur yang berasal dari Nusa Tenggara Barat (NTB) itu ditransaksikan 12 Desember 2019 di sebuah SPBU di Kecamatan Wongsorejo.

"Pada tanggal 12 Desember 2019, tim kami mendeteksi ribuan baby lobster asal NTB itu yang masuk ke Banyuwangi melalui Pelabuhan Ketapang menggunakan truk," terang Arman.

Di lokasi transaksi, lanjut Arman, timnya juga mendapati sebuah mobil Honda Brio. Diduga mobil tersebut digunakan untuk mengelabuhi petugas. Karena, kendaraan tersebut tergolong kecil.

Baca Juga: Penyelundupan 39 Ribu Benih Lobster ke Vietnam Digagalkan di Bandara Juanda

"Baby lobster itu diantar truk kemudian masuk ke SPBU di Kecamatan Wongsorejo dan diambil oleh satu unit (Honda) Brio di lokasi," bebernya.

Selain menyita ribuan baby lobster, timnya juga menangkap lima orang, yaitu seorang wanita berinisial SLK (47) asal Kecamatan Pesanggaran bersama empat laki-laki berinisial SGT (38) warga Kecamatan Wongsorejo, MS (29) warga Lampung Timur, ENF (35) dan AW (35), warga Batang, Jawa Tengah.

Dari lima pelaku, dua di antaranya adalah pasangan suami istri yang menjadi pemeran utama penyelundupan baby lobster tersebut. Sedangkan dua lainnya berperan sebagai kurir dan satunya merupakan pembeli.

Adapun barang bukti yang diamankan adalah 4 box styrofoam, 22 kantong plastik berisi benih lobster, 1 set alat pengisi oksigen dan beberapa barang bukti lainnya.

Baca Juga: Warga Banyuwangi Keluhkan Langkanya LPG 3 Kg Jelang Lebaran

"Dari hasil pemeriksaan, dalam satu kantong plastik tersebut, berisi kurang lebih sebanyak 320 ekor benih lobster," ungkap Arman.

Kelima tersangka dijerat Pasal 92 dan/atau Pasal 88 UU Nomor 45 tahun 2009 tentang Perikanan juncto Pasal 2 dan Pasal 7 Permen KP RI Nomor 56/Permen-KP/2016 tentang larangan penangkapan dan/atau pengeluaran lobster dari wilayah NKRI.

Sedangkan 7.040 benih lobster yang disita itu, rencananya akan dilepasliarkan kembali di perairan Pantai Bangsring, Banyuwangi.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.