Kamis, 18 Jun 2026 13:25 WIB

378 Ton Kopi Robusta Banyuwangi Diekspor ke Italia hingga Inggris

Wakil Bupati Banyuwangi Yusuf Widyatmoko melepas ekspor 378 ton kopi robusta ke Italia, Jepang dan Inggris
Wakil Bupati Banyuwangi Yusuf Widyatmoko melepas ekspor 378 ton kopi robusta ke Italia, Jepang dan Inggris

jatimnow.com - Kabupaten Banyuwangi kembali mengekspor produk kopi andalannya, yaitu jenis robusta. Sebanyak 378 ton kopi robusta diekspor ke Italia, Jepang dan Inggris.

Manajer Kebun Kaliselogiri, Benny Hendricrianto mengatakan, kopi robusta yang diekspor adalah kopi yang memiliki kualitas 'mutu satu' dalam bentuk green bean.

Baca Juga: Indowood Expo 2026 Dibuka di Surabaya, Jatim Bidik Pasar Ekspor Global

"Hari ini dari jumlah 378 ton, Italia menjadi negara dengan porsi pengiriman terbesar yakni 324 ton, Inggris 36 ton dan Jepang 18 ton," ujar Benny, Rabu (4/12/2019).

Benny menambahkan, Kebun Selogiri ini dikelola PT Perkebunan Nusantara XII yang selama ini rutin mengekspor kopi. Seperti tahun lalu yang juga mengekspor ke Italia, Inggris, Jepang dan Swiss.

Ia optimistis tahun depan mampu meningkatkan produktivitas lahan, sehingga dapat mengerek volume ekspor.

"Dengan kondisi pembungaan saat ini yang cukup bagus, kita tinggal menunggu hujan untuk mengairi lahan. Dengan demikian, kita berharap tahun depan produktivitasnya bisa meningkat menjadi 1 ton/hektar dari posisi sekarang sekitar 800 kg/hektar. Kita juga bisa mengupayakan dengan pemeliharaan tanaman yang baik dan memperhatikan kesehatan tanaman," urainya.

Baca Juga: Penyelundupan Ratusan Burung Tanpa Dokumen Digagalkan di Ketapang

Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas terus mendorong para pelaku usaha pertanian dengan berbagai subsektornya di Bumi Blambangan untuk merambah pasar luar negeri.

"Setelah beras organik tembus Italia, berbagai produk hortikultura seperti manggis dan juga komoditas perikanan ekspor ke banyak negara, kopi Banyuwangi meneguhkan eksistensinya sebagai produk unggulan berkualitas ekspor," jelas Bupati Anas.

Pada 2019, produksi kopi dari seluruh perkebunan di Banyuwangi diprediksi bisa mencapai 3.990 ton. Dari produksi tersebut, yang diekspor 3.192 ton. Negara tujuannya mulai dari Amerika Serikat, Italia, Jepang, Saudi Arabia, Qatar hingga Mesir.

Baca Juga: Warga Banyuwangi Keluhkan Langkanya LPG 3 Kg Jelang Lebaran

"Kami bersyukur bahwa di tengah tantangan ekonomi yang ada, tekanan perlambatan ekspor, berbagai komoditas Banyuwangi masih mendapat tempat di pasar luar negeri," paparnya.

Sementara itu, Wabup Banyuwangi Yusuf Widyatmoko menyebut, untuk peningkatan kualitas tanaman dan produktivitas kopi, Pemkab Banyuwangi melakukan pelatihan peningkatan kompetensi kepada petani kopi, mulai dari pelatihan budidaya hingga pascapanen.

"Saya harap kualitas kopi di Banyuwangi terus meningkat agar permintaan pasar luar negeri terus bertambah," ujarnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.