Rabu, 10 Jun 2026 20:38 WIB

Optimalkan Dana Desa, Pemprov Jatim Maksimalkan Pendampingan P3MD

Pendampingan P3MD di Hotel Utami
Pendampingan P3MD di Hotel Utami

jatimnow.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jatim menggelar Pendampingan Program Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (P3MD) Penanganan Isu Strategis di Jatim Melalui Optimalisasi Dana Desa Tahun Anggaran 2019, di Hotel Utami, Sidoarjo.

Kegiatan dilaksanakan dalam rangka mengoptimalkan alokasi dana desa untuk penurunan angka kemiskinan yang yang ada di Jatim. Penurunan kemiskinan ini mencakup yang terjadi di perdesaan maupun perkotaan.

Baca Juga: KPK Angkut 2 Koper Hitam Usai Periksa 15 Saksi Dana Hibah Jatim di Probolinggo

"Alokasi dana desa di Jatim pada tahun 2019 adalah Rp 7,441 Triliun. Oleh sebab itu kami berharap dana ini bisa digunakan secara optimal untuk mempercepat kemajuan di Jatim. Salah satunya untuk penurunan kemiskinan," ungkap Sekdaprov Jatim Heru Tjahjono yang hadir mewakili Gubernur Jatim, Senin (25/11/2019).

Ia menjelaskan, pengentasan kemiskinan di Jatim sendiri telah tertuang dalam program Nawa Bhakti Satya yang diusung oleh Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa bersama Wagub Emil Elestianto Dardak.

Sembilan bhakti tersebut yaitu Jatim Sejahtera, Jatim Kerja, Jatim Cerdas dan Sehat, Jatim Akses, Jatim Berkah, Jatim Agro, Jatim Berdaya, Jatim Amanah, dan Jatim Harmoni.

Baca Juga: Ekonomi Ngagel Surabaya Mati Suri, Pemprov Jatim Diminta Turun Tangan

Salah satu program unggulan yaitu Jatim Sejahtera yang memang fokus pada pengentasan kemiskinan menuju keadilan dan kesejahteraan sosial. Selain itu, program fokus pada penguatan ekonomi kerakyatan dengan berbasis UMKM, koperasim dan mendorong pemberdayaan masyarakat desa.

"Dalam rangka pengentasan kemiskinan telah digagas program Keluarga Harapan atau PKH, yang telah mencakup 50 ribu lansia guna memberi jaminan hidup yang layak bagi lansia," ungkap Heru.

Ia menyampaikan lewat berbagai upaya telah terjadi prosentase penurunan jumlah penduduk miskin pada periode September 2018 sampai dengan Maret 2019, baik di pedesaan maupun di perkotaan. Besaran penurunan jumlah penduduk miskin di pedesaan yaitu sebesar 0,78 persen, dan perkotaan sebesar 0,13 persen.

Baca Juga: Jerit Istri Sah Oknum ASN BPKAD Jatim, Terbukti Berzina Tapi Belum Ditahan

Selain itu, Heru juga meminta agar pemanfaatan dana desa dioptimalkan untuk menurunkan angka stunting di Jatim. Berdasarkan data yang ada, angka stunting di 15 kabupaten kantong kemiskinan di Jatim pada tahun 2018 mencapai 32,81 persen. Untuk itu, dibutuhkan intervensi gizi salah satunya dengan pemanfaatan dana desa.

"Kemiskinan merupakan PR besar kita bersama dan menjadi tanggung jawab semua pihak. Disamping itu, prioritas lainnya yaitu penurunan stunting dan peningkatan angka partisipasi sekolah dengan mendorong peningkatan IPM. Ini semua harus bisa kita fasilitasi lewat alokasi dana desa yang diterima," pungkasnya.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.