Senin, 15 Jun 2026 17:52 WIB

Kapolri Ancam Tindak Tegas Polisi Peminta Jatah Proyek

Kapolri Jenderal Pol Idham Azis (Foto: Republika/Putra M. Akbar)
Kapolri Jenderal Pol Idham Azis (Foto: Republika/Putra M. Akbar)

jatimnow.com - Kapolri Jenderal Idham Azis menyebut akan menindak tegas oknum anggota polisi yang terbukti meminta jatah proyek ataupun melakukan pemerasan kepada para kepala daerah. Hal itu disampaikan oleh Kadiv Humas Polri Irjen M. Iqbal.

"Prinsipnya kalau ada oknum, Pak Kapolri akan melakukan tindakan tegas, terbukti, periksa dan copot," kata Iqbal di Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Selasa (19/11/2019).

Baca Juga: Polisi Belajar Baik, Alasan IPDA Purnomo Pilih ODGJ yang Tak Bisa Berterima Kasih

Menurut Iqbal, sebetulnya di internal Polri pun telah melakukan pengawasan terhadap seluruh anggota polisi. Ia menyebut pengawasan itu dilakukan melalui satuan kerja Inspektorat Pengawasan Umum (Itwasum) dan Divisi Profesi dan Pengamanan (Divpropam).

"Kita lakukan upaya pencegahan, jika ada niat kita lakukan pencegahan, kalau sudah melakukan kriminal dan terbukti, tidak segan akan melakukan pencopotan," papar dia.

Iqbal menegaskan, Polri siap mendukung program pemerintah seperti yang disampaikan oleh Presiden Joko Widodo, yaitu tentang penciptaan lapangan kerja dan iklim investasi.

"Polri lembaga penting untuk menopang pembangunan nasional, iklim investasi seperti yang disampaikan Pak Presiden," tegas Iqbal.

Baca Juga: Mengenal IPDA Purnomo, Wisudawan Unitomo yang Wakafkan Hidup untuk ODGJ

Polri telah mengeluarkan Surat Edaran Nomor R/2029/XI/2019 dan ditandatangani Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan Polri Irjen Listyo Sigit Prabowo pada 15 November 2019. Surat itu berisi imbauan kepada kepala daerah agar segera melapor kepada pimpinan Polri bila ada upaya permintaan/intimidasi/intervensi yang dilakukan oleh oknum anggota Polri.

Pengaduan bisa dilakukan melalui Sentra Pelayanan Propam (Bagyanduan Divpropam Polri) di Jalan Trunojoyo Nomor 3, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

"Call center/WA 081384682019 atau melalui email [email protected]," demikian tertulis dalam surat edaran itu.

Baca Juga: Teror Air Keras Andrie Yunus, GMNI Jember Desak Polri Usut Aktor Intelektual

 

Lihat Artikel Asli

Disclaimer: Berita ini merupakan kerja sama jatimnow.com dengan Republika.co.id. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi berita menjadi tanggung jawab Republika.co.id

Editor : REPUBLIKA.co.id
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.