Sabtu, 20 Jun 2026 00:25 WIB

Tak Kapok Dua Kali Dipenjara, Residivis Penggelapan Motor Ditembak

Kolase Ripan, residivis penggelapan motor yang ditembak Satreskrim Polres Mojokerto Kota
Kolase Ripan, residivis penggelapan motor yang ditembak Satreskrim Polres Mojokerto Kota

jatimnow.com - Meski sudah dua kali ditangkap polisi, rupanya tak membuat Ripan Rati jera. Residivis penggelapan motor itu kembali beraksi di Mojokerto, hingga akhirnya ditembak.

Ripan ditangkap dan ditembak Tim Satreskrim Polres Mojokerto Kota, setelah pria asal Kesamben, Kabupaten Jombang itu menipu Suminah dengan modus mencari rumah yang dijual dan beralasan akan membeli rumah tersebut.

Baca Juga: Sasar Lansia, Residivis Jambret Asal Malang ditangkap Polisi Tulungagung

"Pelaku dan korban ketemu tidak sengaja di salah satu depo isi ulang air. Pelaku bercerita jika mencari rumah dan akan membelinya," terang Kasatreskrim Polres Mojokerto Kota, AKP Ade Warokka, Sabtu (16/11/2019).

Ade menambahkan, saat itu korban langsung menawarkan rumah milik saudaranya kepada pelaku dan mengajaknya ke rumah yang dimaksud. Setelah melihat rumah yang dimaksud, pelaku berjanji akan datang kembali untuk membahas pembelian lebih lanjut.

Baca Juga: Melawan Saat Ditangkap, Residivis Pembobol Rumah di Sidayu Ditembak Polisi

"Pelaku datang dengan diantar temannya dan membawa amplop seakan-akan berisi uang. Setelah mereka melakukan nego, pelaku meminjam motor korban dengan alasan mengambil kekurangan uang dan meninggalkan dua amplop dan tas kecil," beber mantan Kasatreskrim Polres Bondowoso ini.

Korban mulai curiga karena pelaku tidak kembali hingga malam. Pelaku membawa kabur motor korban yang di dalam bagasinya terdapat STNK berikut BPKB-nya.

Baca Juga: Sehari Usai Bosnya Diciduk, Anak Buah Bandar Sabu Lamongan Ikut Ditangkap

"Korban kemudian membuka amplop dan tas milik korban, isinya bukan uang tetapi buku yang dilipat rapi sehingga seperti bendelan uang," terang Ade.

Hasil pemeriksaan, pelaku Ripan pernah ditangkap dan dijebloskan penjara dua kali dalam kasus yang sama di Surabaya. Pertama ditangkap Polsek Tandes dan kedua oleh Polsek Dukuh Pakis.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.