Jumat, 19 Jun 2026 05:53 WIB

Banyuwangi Writers Festival, Bupati Anas Dorong Literasi Pelajar

Bupati Abdullah Azwar Anas di Banyuwangi Writers Festival
Bupati Abdullah Azwar Anas di Banyuwangi Writers Festival

jatimnow.com - Tingkat literasi para pelajar Banyuwangi digenjot dan salah satunya dengan menggelar Banyuwangi Writers Festival.

"Ajang ini adalah cara Banyuwangi untuk mendorong para pelajar memiliki minat baca yang tinggi, sekaligus merangsang mereka untuk menulis," kata Bupati Abdullah Azwar Anas saat menghadiri Banyuwangi Writers Festival di halaman Masjid Agung Baiturrahman, Sabtu (9/11/2019) malam.

Baca Juga: STB Gandeng Muhammadiyah Jatim, 500 Siswa Bakal Belajar ke Singapura

Dengan meningkatkan daya literasi, imbuh Anas, akan meningkatkan wawasan para pelajar.

"Kami akan terus meningkatkan acara-acara literasi semacam ini, secara berjenjang. Nant bisa dimulai dari tingkat kelas, sekolah, kecamatan, hingga level kabupaten," ujarnya.

Plt Kepala Dinas Pendidikan Banyuwangi, Suratno menambahkan rangkaian Banyuwangi Writers Festival telah dilakukan sejak Oktober silam. Dimulai dengan serangkaian workshop kepenulisan yang terbagi dalam tiga tema.

"Ada tiga bentuk penulisan yang diworkshopkan. Pertama, cipta puisi islami yang diperuntukkan bagi pelajar Sekolah Dasar. Kemudian, resume literatur islami bagi pelajar SMP dan penulisan biografi kiai Banyuwangi untuk pelajar SMA," jelas Suratno.

Baca Juga: Ujian Kelulusan Unik, Siswa SMP Labschool Unesa 3 Pamerkan Karya Inovatif

Hampir 300 pelajar Banyuwangi yang terlibat dalam Banyuwangi Writers Festival tersebut. Mereka tidak hanya mengikuti workshop, namun juga ikut dalam lomba kepenulisan sesuai dengan tingkatan dan tema masing-masing.

"Hasil para finalis lomba ini, nanti akan diedit terlebih dahulu, lalu akan kita terbitkan," ungkapnya.

Sementara itu, sastrawan Banyuwangi Samsudin Adlawi, mengapresiasi gelaran tersebut. Menurutnya, ini bisa merangsang munculnya bibit penulis-penulis muda daerah.

Baca Juga: Penyelundupan Ratusan Burung Tanpa Dokumen Digagalkan di Ketapang

"Saat ini, di Indonesia hanya ada 5 ribu penulis dari 200 juta lebih penduduk Indonesia. Yang terbilang sebagai penulis sukses, tidak lebih dari seratus orang. Jadi, Indonesia ini, butuh banyak penulis-penulis baru," ungkapnya.

Samsudin mendorong para finalis Banyuwangi Writers Festival untuk terus meningkatkan kemampuannya. Bakat menulis yang telah ada, perlu terus diasah. Salah satunya adalah dengan memperbanyak bahan bacaan.

"Orang menulis itu, ibarat orang kencing. Tidak ada ceritanya orang kencing yang banyak, tapi minumnya sedikit. Demikian juga menulis. Tidak mungkin lancar menulis, jika tak rajin membaca," pungkasnya.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.