Jumat, 19 Jun 2026 20:47 WIB

Sungai di Mojokerto Tercemar, 11 Pengusaha Keripik Usus Ayam Diperiksa

DLH dan polisi mengambil sampel air sungai di Mojokerto yang tercemar limbah usus ayam
DLH dan polisi mengambil sampel air sungai di Mojokerto yang tercemar limbah usus ayam

jatimnow.com - Polisi dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Mojokerto akhirnya mengambil sampel air Sungai Ledeng, yang tercemar diduga akibat limbah usus ayam. Polisi juga tengah mendalami adanya tindak pidana dalam temuan tersebut.

Kepala Bidang Penataan Lingkungan Hidup DLH Kabupaten Mojokerto Aminuddin mengatakan, timnya mengambil sampel air di dua titik yang berada di Sungai Ledeng, Dusun Sememi, Desa Modopuro, Kecamatan Mojosari.

Baca Juga: Meimura Bawa Ludruk Besutan ke Kampus, Sentil Eksploitasi Alam Mojokerto

"Kami mengambil avor Gedang. Satu titik di bidik atas dan bidik bawah Sungai Ledeng. Bidik atas itu yang ada di titik yang tercampur dengan limbah domestik dan limbah industri di sini," terang Aminuddin, Jumat (8/11/2019).

Aminuddin menambahkan, sampel air itu akan diuji di laboratorium milik DLH di Jalan Pemuda, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto.

"Hasil laboratorium akan diketahui minimal 10 hari kerja," bebernya.

Sementara, PJ Kepala Desa Modopuro Rokhim menyebut bila pihaknya akan membersihkan Sungai Ledeng dari limbah dan sampah rumah tangga.

Baca juga:  

Baca Juga: Angkat Isu Situs, Ludruk Besutan Bakal Masuk Kampus UNIM Mojokerto

"Kejadian tercemarnya sungai itu bukan kejadian yang besar. Saya tidak tahu apa ada sosialisasi kepada pengusaha keripik usus agar tidak membuang limbah ke sungai saat pemerintahan kepala desa sebelumya," tambah Rokhim.

Terpisah, Kasatreskrim Polres Mojokerto AKP Dewa Yoga mengaku telah menerjunkan Tim Unit Tipidter untuk mengambil sampel air sungai. Selain itu, timnya juga sudah meminta keterangan sejumlah pengusaha keripik usus yang berada di wilayah sekitar Sungai Ledeng.

"Kami masih melakukan penyelidikan di Sungai Ledeng. Kita juga sudah meminta keterangan sebanyak 11 pemilik rumah usaha keripik usus," beber Dewa.

Dewa membeberkan bila 11 pemilik rumah usaha keripik usus ayam yang diperiksa itu adalah M Robi, Lusi, Anis, Neli, Arif, Tamim, Eko, Toni, Jaidin, Lim dan Habuali.

"Hasil sampel air yang diuji laboratorium, akan keluar selama 10 hari kerja. Pengembangan penyelidikan, diduga ada limbah ceceran cucian usus ayam," sambung Alumnus AKPOL tahun 2007 ini.

Baca Juga: Tutup Tahun 2025, SportTrip Hijaukan Lereng Gunung Penanggungan

Dari hasil pemeriksaan sementara, pengusaha keripik usus itu mendapatkan usus dari pabrik sosis di Sidoarjo dan dicuci di Sungai Ledeng setiap hari.

"Ada saluran yang langsung menuju ke sungai. Kami juga mengecek saluran hilir, ada penutupan saluran yang terhubung ke Sungai Sadar yang saat itu ada pembangunan plengsengan," tukasnya.

"Jika hasil dari DLH ada dampak yang dirugikan ke lingkungan, kami akan gelar perkara," pungkasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.