Sabtu, 13 Jun 2026 05:42 WIB

Sungai di Mojokerto Tercemar, Diduga Akibat Limbah Usus Ayam

Sungai Ledeng di Mojokerto tercemar, diduga limbah usus ayam
Sungai Ledeng di Mojokerto tercemar, diduga limbah usus ayam

jatimnow.com - Sungai Ledeng di Dusun Sememi, Desa Modopuro, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto diduga tercemar limbah usus ayam yang dibuang oknum pengusaha rumahan kripik usus.

Afandi (50) warga setempat mengatakan, Sungai Ledeng diduga tercemar usus limbah sudah hampir puluhan tahun lebih.

Baca Juga: Meimura Bawa Ludruk Besutan ke Kampus, Sentil Eksploitasi Alam Mojokerto

"Penyebabnya karena kotoran usus ayam yang dibuang ke sungai oleh pengusaha kripik usus. Usus diambil dari pemotongan ayam, lalu dibawa ke sini dan kotorannya itu dibuang ke sungai," kata Afandi saat ditemui wartawan, Selasa (5/11/2019).

Dampak dibuangnya kotoran usus dan lemak, lanjut Afandi, sumber mata air ikut tercemar dan tidak bisa digunakan untuk sehari-hari atau tidak layak konsumsi. Beberapa warga juga mengalami sakit demam berdarah.

"Sumber mata air sumur tercemar seperti ada minyak. Baunya sangat menyengat kalau musim panas. Kalau untuk konsumsi masak, minum kami membeli air galon," bebernya.

Baca Juga: Angkat Isu Situs, Ludruk Besutan Bakal Masuk Kampus UNIM Mojokerto

Pengusaha rumahan kripik usus di Dusun Sememi dan Dusun Bangsri ada sekitar delapan usaha. Diduga pengusaha itu bukan warga asli sekitar dan hanya memakai tempat usaha.

"Kalau kemarau airnya berwarna merah, jika ada orang lewat pasti kayak mau muntah. Dampak di pertanian yang sangat besar, produksi padi merosot tajam," tambahnya.

Baca Juga: Tutup Tahun 2025, SportTrip Hijaukan Lereng Gunung Penanggungan

Warga yang terdampak sudah menegur perangkat desa agar menindaklanjuti tercemarnya Sungai Ledeng agar pengusaha tidak membuang kotoran usus ke sungai.

"Warga sudah lapor ke desa biar pemilik usaha tidak membuang kotoran usus dan lemak. Repot juga mas, karena pekerjanya sebagian besar warga sini. Kami berharap agar pengusaha kripik usus tidak buang kotoran usus dan lemak di sungai. Silahkan usaha tapi jangan mencemari lingkungan," tandasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.