Rabu, 17 Jun 2026 04:49 WIB

Korban Pencabulan Sesama Jenis Pelajar SMP di Mojokerto Bertambah

Gedung Satreskrim Polres Mojokerto
Gedung Satreskrim Polres Mojokerto

jatimnow.com - Korban dugaan pencabulan yang dilakukan oleh pelajar salah satu SMP di Kabupaten Mojokerto bertambah menjadi dua orang. Hal itu dibenarkan Kapolres Mojokerto AKBP Setyo Koes Heriyatno, Senin (4/11/2019).

"Korban saat ini masih dua anak. Memang benar kita lagi menangani kasus sodomi yang dilakukan baik pelaku yang di bawah umur dan korbannya sebagian besar anak-anak di bawah umur dan masih dalam penyidikan," kata Setyo saat launching tiga sarana Polres Mojokerto di Samsat dan Satpas.

Baca Juga: Meimura Bawa Ludruk Besutan ke Kampus, Sentil Eksploitasi Alam Mojokerto

Setyo menambahkan, kasus ini akan tetap berlanjut normatif, tetapi berpacu dengan Undang-undang Perlindungan Anak.

Baca juga:  Diduga Cabuli Bocah SD Sesama Jenis, Pelajar SMP Dipolisikan

"Pelaku SMP kalau korban kebanyakan masih SD. Penanganannya seperti perlindungan anak-anak. Korban dan pelaku pasti kenal karena satu kampung. Informasi korban masih banyak, jadi kami dalami lagi kasus ini," bebernya.

Baca Juga: Angkat Isu Situs, Ludruk Besutan Bakal Masuk Kampus UNIM Mojokerto

Masih kata Setyo, paling utama yaitu Satreskrim Polres Mojokerto akan melakukan rehabilitasi terhadap pelaku dan korban.

"Kalau pelaku anak harus di tempat yang khusus dan proses penyidikan yang cepat. Kita sudah bekerjasama dengan Bapas dan Pemkab tepatnya P2T. Walaupun dia pelaku, karena dia anak, harus kita lindungi, baik pelaku dan korban kita lindungi dan kami yakin bisa direhabilitasi," tukasnya.

Baca Juga: Polres Malang Ungkap Pencabulan Berkedok Pengobatan Alternatif di Gedangan

Setyo berjanji akan memberikan keterangan jika ada perkembangan terbaru dari kasus pencabulan anak ini.

"Pelaku dijerat Pasal 81 tentang perlindungan anak. Selanjutnya jika ada perkembangan pasti kami sampaikan lagi. Yang jelas kami menangani perkara ini," pungkasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.