Selasa, 16 Jun 2026 18:25 WIB

Status Tanggap Darurat Kebakaran di Pegunungan Ijen Diperpanjang

Status tanggap darurat di Pegunungan Ijen akibat kebakaran diperpanjang
Status tanggap darurat di Pegunungan Ijen akibat kebakaran diperpanjang

jatimnow.com - Upaya pemadaman kebakaran di kawasan Pegunungan Ijen terus berlangsung melalui pengeboman air (water bombing) dari udara. Secara umum kebakaran di Pegunungan Ijen jauh berkurang.

Baca juga: 

Baca Juga: Penyelundupan Ratusan Burung Tanpa Dokumen Digagalkan di Ketapang

"Meski titik api sementara sudah tidak ada, sumber api yang ada di tanah masih ada. Untuk menanggulangi hal tersebut, proses pemadaman kebakaran hutan lewat udara masih terus kita butuhkan. Sehingga kami memperpanjang status tanggap darurat hingga satu minggu ke depan atau tanggal 4 November," kata Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas, Senin (28/10/2019).

"Kami sampaikan terima kasih kepada BNPB, Pemprov Jatim, sahabat-sahabat TNI dan Polri, BKSDA, dan kawan-kawan relawan semua yang telah bahu-membahu menangani pemadaman di kawasan Ijen," imbuh Anas saat bertemu ratusan penambang belerang dan pelaku ekonomi di Paltuding Ijen, Banyuwangi.

Hadir dalam pertemuan tersebut Wakil Bupati Yusuf Widyatmoko, Kapolres Banyuwangi AKBP Taufik HZ, Kepala Staf Distrik Militer 0825 Banyuwangi Mayor (Inf) Herawadi Karnawan, Kepala Kejaksaan Negeri Banyuwangi Muhammad Mikroj, dan Kepala BKSDA Seksi III Jember Setyo Utomo.

Kepala Pelaksana BPBD Banyuwangi Fajar Suasana mengatakan, operasi pemadaman dilakukan melalui jalur darat secara manual dan lewat udara melalui water bombing.

Baca Juga: Warga Banyuwangi Keluhkan Langkanya LPG 3 Kg Jelang Lebaran

"Water bombing sudah dilakukan dalam dua hari terakhir. Sasaran utama water bombing ialah Cagar Alam Merapi Ungup-Ungup yang ada di kawasan Gunung Ijen," ungkapnya.

Lokasi tersebut dipilih, jelas Fajar, karena kebakaran mengarah ke hutan lindung dan hutan produksi di Kecamatan Kalipuro. Agar api tidak merembet perlu dilakukan penyekatan lewat water bombing.

"Water bombing ini yang paling efektif agar (api) tidak meluas ke sana," jelas Fajar.

Dalam kesempatan itu, Bupati Anas, juga melakukan dialog dengan para pelaku usaha yang bergantung pada pariwisata dan penambang belerang di Gunung Ijen.

Baca Juga: Banyuwangi Jadi Pilot Project, PTPN I Tanam 10 Ribu Kelapa Genjah demi Hilirisas

Sejak dinyatakan tertutup untuk pendakian, 19 Oktober lalu, aktivitas ekonomi mereka terganggu. Banyak wisatawan yang batal menikmati keindahan api biru (blue flame) yang memancar dari Kawah Ijen.

"Kita hari ini menemui mereka sekaligus ingin memberikan bantuan. Kami berharap, pemadaman bisa sukses, dan kawasan Ijen bisa segera kembali dibuka," kata Anas.

 

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.