Kamis, 11 Jun 2026 17:14 WIB

Beredar Video Tak Pantas Pelajar SMA di Ponorogo

Beredar video viral aksi tak pantas pelajar SMA di Ponorogo
Beredar video viral aksi tak pantas pelajar SMA di Ponorogo

jatimnow.com - Sebuah video berisi adegan tidak pantas pelajar SMA diduga di Ponorogo, kembali beredar di media sosial. Dalam video berdurasi 11 detik itu, terlihat dua pelajar laki-laki dan seorang pelajar perempuan sedang bercanda.

Dari video yang dilihat jatimnow.com, salah satu pelajar laki-laki itu berjalan mendekati pelajar perempuan dan melepas celana. Kemudian, pelajar laki-laki itu memasangkan barang tepat di bagian alat vitalnya. Pelajar perempuan itu terdengar menjerit, sementara pelajar lainnya tertawa terbahak-bahak.

Baca Juga: Ujian Kelulusan Unik, Siswa SMP Labschool Unesa 3 Pamerkan Karya Inovatif

Informasi bahwa video tersebut direkam dari salah satu SMA Negeri di Ponorogo, dibenarkan wakil kepala sekolah tersebut.

"Memang benar di sekolah kami. Sudah saya konfirmasi, mereka yang ada di video. Juga yang merekam," jelas Wakasek Kesiswaan SMA Negeri ini, Kamis (24/10/2019).

Dia menambahkan, hasil konfirmasi yang dilakukan, didapati pengakuan bahwa kejadian itu tidak disengaja dan hanya bercanda belaka. Sedangkan benda yang dipasang tepat pada alat vital itu adalah sebatang koro pedang.

"Kebetulan di belakang kelas ada pohon koro pedang. Nah, itu ada yang jatuh, lalu diambil dan dibuat bercandaan," ulasnya.

Baca juga:  

Baca Juga: Heboh Video Penampakan Hantu di Rel Kereta Api Ketapang Probolinggo, Ini Faktanya

Ia mengaku sudah melakukan antisipasi dan pengarahan kepada para pelajar yang terlibat. Menurutnya, video itu tersebar mulai Selasa (22/10/2019) sore. Kemudian pada Rabu (22/10/2019), semua pelajar yang terlibat, langsung dipanggil.

"Sudah selesai, kami memberi pengarahan kalau yang mereka lakukan itu tidak benar. Bercanda yang keterlaluan," tegasnya.

Saat dipanggil, sang pelajar laki-laki juga mengaku menyesal. Apalagi, video mereka sudah menyebar ke beberapa Grup WhatsApp hingga Facebook.

"Kami berikan pengarahan bahwa hal-hal yang viral belakangan ini tidak boleh dilakukan lagi," tambahnya.

Baca Juga: Stikes Maharani Malang Edukasi Pelajar Lawan Cyberbullying

Selain itu, ia sudah menyuruh seluruh pelajar yang ada di sekolah untuk menghapus videonya. Selain itu, dirinya akan melakukan razia handphone seluruh anak didiknya.

Sebelumnya, video asusila juga tersebar di Ponorogo. Dalam video berdurasi 29 detik itu, terlihat pasangan ini duduk di trotoar jalan, di samping sebuah motor.

Dari video yang dilihat jatimnow.com, aksi pasangan itu direkam dari ketinggian. Belakangan muncul kecurigaan bahwa adegan pasangan muda mudi itu terjadi di areal Kantor Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Ponorogo atau Komplek Gedung Olahraga Remaja (GOR), Jalan Pramuka.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.