Selasa, 16 Jun 2026 11:12 WIB

28 Adegan Pembacokan Pemuda hingga Tewas di Kota Pasuruan Diperagakan

  • Penulis : Moch Rois
  • | Rabu, 23 Okt 2019 14:07 WIB
Adegan rekonstruksi pembacokan pelaku terhadap korban di Pasuruan
Adegan rekonstruksi pembacokan pelaku terhadap korban di Pasuruan

jatimnow.com - Sebanyak 28 adegan diperankan oleh tiga pelaku dalam rekonstruksi ulang kasus pembacokan hingga tewas terhadap Rozali (20), warga Desa Balunganyar, Kecamatan Lekok, di warung kopi di Jalan WR Supratman, Pasuruan.

Kasat Reskrim Polres Pasuruan Kota, AKP Slamet Santoso mengatakan para pelaku dan saksi memerankan 28 adegan mulai pukul 10.16 Wib hingga 11.26 Wib.

Baca Juga: Sengketa Lahan TNI AL dan Warga 10 Desa Pasuruan Temui Titik Terang di DPR RI

Baca juga:  

"Dalam rekonstruksi ulang ini kita mendapati fakta-fakta baru di tempat kejadian pembacokan. Sehingga dari 15 adegan yang kita rencanakan, berkembang menjadi 28 adegan," jelas AKP Slamet Santoso, Rabu (23/10/2019).

Baca Juga: Pedagang Ayam di Malang Tega Bacok Teman, Ini Motifnya

Dari 28 adegan tersebut menggambarkan secara detail awal pertemuan para pelaku dengan korban, berlanjut percekcokan, hingga pemukulan dan pembacokan yang membuat korban meninggal. Begit juga dengan adegan korban saat dievakuasi kawannya.

"Bertambahnya adegan ini tidak merubah motif pembacokan berujung tewasnya korban. Motifnya tetap, yakni sakit hati. Dimana korban pernah memukul salah satu pelaku. Dan karena solidaritas, akhirnya kelompok pelaku ini melakukan balas dendam," ungkapnya.

Elisa Andarwati, Penasehat Hukum (PH) terus melakukan pendampingan terhadap tiga pelaku saat rekonstruksi ulang dilakukan.

Baca Juga: Simak Rekayasa Lalu Lintas Dampak Pembangunan Jembatan Bokwedi Pasuruan

Ketiga pelaku adalah M Syahroni (18), warga Desa Semedusari, Kecamatan Lekok, Kabupaten Pasuruan. FH (16), warga Dadapan Desa Patuguran, Kecamatan Rejoso, Kabupaten Pasuruan. FR (17), warga Krikilan, Desa Kalipang, Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan.

"Selama rekontruntruksi ulang ini, polisi telah bertindak profesional," sebut Elisa

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.