Jumat, 19 Jun 2026 20:03 WIB

Diklaim Bukan Miras, Cairan yang Diminumkan Kucing di Tulungagung

Pengungkapan video penyiksaan kucing di Polres Tulungagung
Pengungkapan video penyiksaan kucing di Polres Tulungagung

jatimnow.com - Sebuah video penyiksaan terhadap kucing menjadi viral di dunia maya. Video Instastrory dalam akun @azzam_cancel ini memperlihatkan seekor kucing dicekoki minuman keras (miras) jenis ciu hingga mati.

Video tersebut mendapat kecaman para netizen terutama komunitas pecinta kucing. Akun instagram tersebut merupakan milik Ahmad Azzam, warga Desa Dukuh, Kecamatan Gondang, Kabupaten Tulungagung.

Baca Juga: Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Kasatreskrim Polres Tulungagung, AKP Hendi Septiadi mengatakan setelah mendapat laporan pihaknya mengamankan pelaku. Mereka juga menggali kembali kuburan kucing sebagai barang bukti.

Dari hasil pemeriksaan pelaku mengaku bahwa air yang diminumkan ke kucing ini bukanlah minuman keras jenis ciu, melainkan air kelapa.

"Pelaku sengaja menulis bahwa itu air minuman keras ciu agar mendapat komentar dari folowwer instagramnya," ujarnya, Jumat (18/09/2019).

Kejadian tersebut terjadi pada Rabu (16/10/2019) malam. Saat itu pelaku bersama kedua temannya menemukan kucing dalam kondisi keracunan. Tidak jauh dari kucing terdapat bangkai tikus yang mati karena diracun.

Baca Juga: Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

Diduga kucing tersebut menggigit bangkai tersebut sehingga ikut keracunan. Keterangan ini diperkuat oleh seorang saksi, yang melihat kucing tersebut menggigit bangkai tikus ini.

"Pelaku bersama temannya berinisiatif untuk mengobati kucing ini dengan meminumkan air kelapa," terangnya.

Namun upaya pelaku tersebut gagal, dan kucing mati beberapa waktu kemudian. Kucing tersebut kemudian dikubur di pekarangan rumah.

Baca Juga: Asyik Nongkrong di Warung Kopi, Puluhan Pelajar di Tulungagung Terjaring Razia

Hingga saat ini status pelaku masih merupakan saksi. Polisi masih berencana akan melakukan otopsi, untuk memastikan penyebab kematian kucing ini.

"Statusnya masih saksi dan kita berencana akan lakukan otopsi," pungkasnya.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.