Minggu, 14 Jun 2026 18:40 WIB

Karhutla di Pasuruan, Forpimda dan Warga Gelar Salat Istisqa

  • Penulis : Moch Rois
  • | Senin, 14 Okt 2019 19:33 WIB
Salat Istisqo di Pasuruan berharap turun hujan untuk memadamkan api yang membakar lahan
Salat Istisqo di Pasuruan berharap turun hujan untuk memadamkan api yang membakar lahan

jatimnow.com - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Kabupaten Pasuruan, membuat forum pimpinan daerah (Forpimda) dan masyarakat menggelar Salat Istisqa dan doa bersama, Senin (14/10/2019)

Ribuan warga yang mengikuti kegiatan ini tampak khusyuk memohon agar wilayah Kabupaten Pasuruan segera turun hujan agar dapat memadamkan api yang membakar lahan dan gunung. 

Baca Juga: Sengketa Lahan TNI AL dan Warga 10 Desa Pasuruan Temui Titik Terang di DPR RI

Wakil Bupati Pasuruan, KH Mujib Imron berharap agar semua masyarakat turut serta berdoa bersama agar segera turun hujan guna mengatasi kebakaran yang terjadi di wilayahnya.

"Kami meminta semua Pondok Pesantren yang ada di Kabupaten Pasuruan juga melakukan Salat Istisqa agar kebakaran hutan ini berhenti," ungkap Mujib Imron.

Senada, Kapolres Pasuruan, AKBP Rofiq Ripto Himawan mengatakan jika kebakaran hutan yang terjadi selama ini pemicunya adalah kemarau yang berkepanjangan.

Baca Juga: Simak Rekayasa Lalu Lintas Dampak Pembangunan Jembatan Bokwedi Pasuruan

"Satu titik api saja perlu 2 hari untuk memadamkan. Sesuai dengan literatur kita yang beragama muslim, tentunya selain berusaha tidak ada yang bisa kita lakukan kecuali hanya bermunajat kepada Allah memohon semoga segera diturunkan hujan," katanya.

Menurutnya, usaha seoptimal apapun dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya kebakaran, tidak akan signifikan karena begitu luasnya wilayah yang harus di cover oleh Polres Pasuruan.

Sebab menurut Rofiq, wilayah Taman Hutan Raya (Tahura) R Soerjo mencakup lebih dari 27 ribu hektar hutan. Dan jumlah itu belum masuk hutan di Taman Nasional Bromo Tengger Semeru.

Baca Juga: Dua Kali Diteror Molotov, Warga Pasuruan Ajukan Perlindungan LPSK

"Bila kebakaran ini tidak dicegah dengan berbagai cara, hutan akan menjadi gundul dan akan menjadi ancaman," tukasnya.

 

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.