Kamis, 11 Jun 2026 14:47 WIB

10 Pabrik Gula Berbasis Tebu Tuntas Dibangun, Mentan Ungkap Targetnya

  • Penulis : CF Glorian
  • | Rabu, 09 Okt 2019 18:45 WIB
Menteri Pertanian Amran Sulaiman saat meninjau produksi pabrik gula PT RMI di Desa Rejoso, Kecamatan Binangun, Kabupaten Blitar
Menteri Pertanian Amran Sulaiman saat meninjau produksi pabrik gula PT RMI di Desa Rejoso, Kecamatan Binangun, Kabupaten Blitar

jatimnow.com - Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman meninjau pabrik gula milik PT. Rejoso Manis Indo (RMI), di Desa Rejoso, Kecamatan Binangun, Kabupaten Blitar, Rabu (9/10/2019). Mentan meninjau pertumbuhan pabrik gula berbasis tebu ini.

Tiba di Blitar, Mentan Amran langsung menuju gudang penyimpanan gula milik PT. RMI. Ia menyebut sepuluh pabrik gula yang ditargetkan pemerintah hingga tahun 2020 ialah berbasis tebu rakyat.

Baca Juga: Eks Terpidana Kasus Korupsi, Samanhudi Anwar Terpilih Ketua KONI Kota Blitar

Sepuluh pabrik gula berbasis tebu yang berdiri di Indonesia di antaranya berada di Kabupaten Blitar, Lamongan, Blora, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) dan Jeneponto serta Kabupaten Sumba NTT.

"Ini bukan pabrik gula refinery. Semuanya berbasis tebu. Ini tebu sendiri. Ini semua kami konsep berbasis tebu. Jadi tidak ada lagi (pabrik) refinery yang dibangun untuk impor raw sugar, tidak," tegasnya.

Menurutnya, pemerintah pusat menargetkan produksi gula putih (white sugar) meningkat satu juta ton per tahun. Target itu dipatok melalui 10 pabrik gula berbasis tebu baru yang tersebar di Indonesia tersebut.

Ia membeberkan, hingga saat ini, produksi gula putih di Indonesia mencapai 2,5 juta ton per tahun dengan kebutuhan 2,7 hingga 2,8 juta ton. Jika 10 pabrik gula berbasis tebu yang baru didirikan dapat memproduksi secara optimal, maka Indonesia mampu menaikkan jumlah produksi white sugar sebesar satu juta ton.

"Sepuluh pabrik telah dibangun ada yang sudah giling dan tinggal dua yang segera diresmikan. Targetnya adalah kita memproduksi white sugar satu juta ton tambahan per tahun. Artinya kalau ini dioptimalkan, kita akan swasembada white sugar," terang Menpan Amran.

"Kalau untuk gula rafinasi, kita harus membangun 10 hingga 15 unit pabrik gula lima tahun ke depan. Kalau itu terpenuhi, Indonesia (swasembada) white sugar, rafinasi, raw sugar, lima tahun ke depan kita bisa penuhi," lanjutnya.

Baca Juga: Mahasiswa UNU Blitar Gelar Aksi, Minta Dosen Pelaku Kekerasan Seksual Dipecat

Ia mengaku, kendala yang dihadapi pemerintah dalam rangka swasembada gula putih ialah ketersediaan air. Karena rata-rata lahan pertanian yang ditanami tebu ialah lahan tadah hujan. Meski demikian, sudah ada sejumlah solusi terkait optimalisasi lahan kering.

"Lahan kita kan ada lahan kering. Kita optimalkan lahan kering tadah hujan ini dengan menggunakan sistem drip irrigation. Jadi airnya masuk lewat bawah, langsung ke akar hasilnya dua kali lipat. Teknologi sudah ada tinggal penerapannya," tutur Mentan Amran.

"Kendala sejak dulu bertubi-tubi. Ada yang sampai sekarang protes kalau Bombana dan OKI tidak layak tebu, tapi pada kenyataannya bisa 140 ton, dua kali lipat," bebernya.

Sementara itu, Direktur Utama PT. RMI, Syukur Irwantara menyebut, uji coba dan komisioning sudah dilakukan PT RMI dalam 20 hari.

Baca Juga: Tiga Warga Blitar Terseret Arus Sungai Brantas, Satu Dinyatakan Hilang

"PT. RMI sudah melakukan uji coba atau komisioning yang berlangsung sejak 10 hingga 30 September 2019. Selama 20 hari percobaan itu, RMI telah memproduksi 6000 ton gula dengan kapasitas per hari 300 ton," ujarnya.

Irwantara menambahkan, PT. RMI akan bekerjasama dengan Perhutani terkait penyediaan lahan tebu yang ditanam.

"Lahan yang ideal yang memungkinkan tebu, kita kerjasamakan dengan Perhutani. Aturannya sudah ada Peraturan Menteri LHK tahun 2016, intinya lahan hutan produksi bisa untuk tebu. Kita gunakan itu," ungkapnya.

 

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.