Jumat, 19 Jun 2026 17:50 WIB

Tahlilan Meninggalnya Guru Budi di Sampang, Ini Pesan Gus Ipul

  • Penulis :
  • | Rabu, 07 Feb 2018 12:24 WIB

SAMPANG :: jatimnow.com - Cagub Jawa Timur Saifullah Yusuf (Gus Ipul) takziyah ke rumah duka Achmad Budi Cahyanto, seorang guru yang meninggal akibat dianiaya muridnya. Di malam kelima itu, Gus Ipul menyatakan duka yang mendalam dan menyebut bahwa wafatnya almarhum berada di jalan Allah SWT.

Gus Ipul datang ke kediaman almarhum dengan ditemani isterinya, Ummu Fatma Saifulllah. Hadir pula Nyai Juwairiyah, isteri alm KH RA Fawaid As'ad, pimpinan Pondok Pesantren Salafiyah Syafiiyah Sukorejo Situbondo dan beberapa Kiai Sampang dan Bangkalan.

Baca Juga: Gus Iqdam Sebut Mahasiswa Tak Cukup Hanya Pintar, Harus Dekengan Pusat

Saat memberi sambutan, Gus Ipul mengaku terkejut karena peristiwa ini terjadi di lembaga pendidikan. Kekerasan yang akhirnya merenggut nyawa guru tidak tetap (GTT) di SMA itu, merupakan musibah yang disayangkan semua pihak.

"Terlebih ini terjadi di tengah-tengah lembaga pendidikan kita. Insyaallah almarhum berada di jalan Allah karena telah berjuang menyebar ilmu pengetahuan. Prestasi almarhum juga membanggakan karena pernah jadi pemenang lomba lukis tingkat nasional," kata Gus Ipul.

Khusus di kalangan masyarakat Madura, lanjut Gus Ipul, ada ujaran yang dipegang dan dijaga sampai saat ini, yaitu penghormatan dan ketaatan seseorang kepada orang tua, guru, dan ketataan pada raja atau pemerintah.

Baca Juga: Inspirasi Schools Bangun Pembelajaran Global Berbasis Karakter

Makanya, ketika beredar kabar ada aksi kekerasan dan penganiayaan seorang peserta didik terhadap seorang guru di Sampang Madura, banyak orang tidak percaya. "Sebab penghormatan orang Madura kepada guru itu menempati urutan setelah orang tua," katanya.

Ia berharap perlu ada langkah yang lebih serius dan terukur agar kejadian yang menghentak kesadaran masyarakat ini tidak terulang kembali. "Ini masalah serius. Karena sejatinya lembaga pendidilan tempat menanam rasa saling sayang bukan kekerasan," ujarnya.

Baca Juga: Mahasiswa ITS Ciptakan Kakarobot, Robot Edukasi Tanpa Gawai untuk Anak 3T

 

(Redaksi)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.