Rabu, 17 Jun 2026 13:59 WIB

Anggota Geng All Star Surabaya Disekap Jawara Kampung, Ini Pemicunya

Berbagai senjata diamankan dari penangkapan anggota geng beberapa waktu lalu
Berbagai senjata diamankan dari penangkapan anggota geng beberapa waktu lalu

jatimnow.com - Unit Jatanras Satreskrim Polrestabes Surabaya terus mengembangkan kasus penyekapan dan penganiayaan terhadap korban berinisial NFH (16) yang merupakan anggota Geng All Star Surabaya.

Korban disekap dan dianiaya oleh sembilan remaja yang mengatasnamakan Geng Jawara Kampung. Korban kini mengalami trauma akibat kejadian pemukulan yang dialaminya saat disekap dan dianiaya oleh Geng Jawara Kampung di tiga lokasi berbeda.

Baca Juga: DPRD Surabaya Dukung Penegakan Hukum Kasus Pengeroyokan Siswa SMAN 11

Baca juga:  

Kanit Jatanras Satreskrim Polrestabes Surabaya, Iptu Giadi Nugraha mengatakan pemicu kejadian penyekapan berawal dari korban kehilangan ponsel miliknya. Ia menduga ponsel tersebut diambil oleh salah satu anggota Geng Jawara Kampung.

"Setelah kehilangan ponselnya, korban nekat ke sebuah warung kopi di Krembangan Bhakti dengan tujuan untuk mengambil ponselnya pada Jumat (20/9) lalu," katanya, Sabtu (28/9/2019).

Korban datang sendirian ke sebuah warung di Krembangan Bhakti tempat berkumpulnya anggota Geng Jawara Kampung. Dari situlah awal korban mengalami penganiayaan.

"Korban mendapat penganiayaan pertama di sana," ujarnya.

Korban dipukuli oleh sekitar 10-15 anak anggota Geng Jawara Kampung. Terlebih, para pelaku penganiaya itu mengetahui jika korban merupakan salah satu anggota Geng All Star Surabaya.

Baca Juga: Dewan Kesenian Surabaya Persoalkan Ultimatum 7 Hari Pengambilan Gamelan

Setelah dianiaya di warung kopi Krembangan Bhakti ini, korban dibonceng ke Jalan Simo Gunung. Di Lokasi kedua ini korban dianiaya di dua lokasi berbeda yaitu di gapura dan di parkiran odong-odong di wilayah Simo Gunung.

"Korban kembali mendapat penganiayaan bertubi-tubi dari anggota Geng Jawara Kampung. Korban mendapat penganiayaan lagi dan sempat pingsan," ungkapnya.

Korban yang pingsan sepertinya membuat anggota geng tersebut kebingungan. Sehingga korban dibawa ke Menganti, Gresik. Ia disekap di sebuah kafe di sana.

Setelah sadar, korban kembali dianiaya. Bahkan penganiayaan tersebut di video dan disebar sebagai peringatan pada anggota Geng All Star lainnya.

Baca Juga: Pengeroyokan Brutal di Surabaya Terekam CCTV, Otak Pelaku Buron

"Korban mendapat penganiayaan terus di lokasi tersebut hingga akhirnya berhasil kami temukan. Korban mengalami trauma akibat kejadian tersebut," jelasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, remaja berinisial NFH (16) tahun disekap anggota Geng Jawara Kampung. Penyekapan diduga karena perselisihan antar geng karena diketahui NFH diduga salah satu anggota geng All Star Surabaya.

Dalam penggerebekan, Giadi bersama Kasubnit Iptu Tio Tondy dan Iptu Zainul Abidin beserta tim berhasil meringkus 9 dari 10 pelaku. Dari 9 remaja yang ditangkap itu, 7 di antaranya masih di bawah umur dan 2 lainnya dewasa.

Sebagai informasi, dua geng ini, yaitu Geng Jawara Kampung dan All Star Surabaya juga pernah diamankan Polres Pelabuhan Tanjung Perak pada 1 September 2019 dinihari. Mereka diamankan beserta puluhan senjata sebelum tawuran pecah.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.