Kamis, 11 Jun 2026 15:57 WIB

Anggaran Pilkada Ponorogo 2020 Disahkan Rp 70 Miliar

Penandatanganan NPHD Pilkada 2020 di Ponorogo
Penandatanganan NPHD Pilkada 2020 di Ponorogo

jatimnow.com - Bupati Ponorogo, Ipong Muchlissoni menandatangani Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) Pilkada 2020 dengan anggaran Rp 70 Miliar bersama pihak penyelenggara pemilu.

Ipong menyebut untuk keseluruhan dana Pilkada 2020, Pemkab setempat menganggarkan dana penyelenggaraan lima tahunan itu sekitar Rp 70 milyar.

Baca Juga: Jembatan Merah Putih Presisi di Ponorogo Permudah Akses Warga dan Anak Sekolah

"Total anggaran Rp 70 Miliar, dan dari jumlah tersebut sekitar Rp 52 milyar untuk KPU dan Bawaslu. Sisanya untuk dana pengawanan untuk Polres dan Kodim dan biaya lain-lain. Angka tersebut juga untuk pengadaan kardus, honor pengawas TPS," katanya, Jumat (27/9/2019).

Menurutnya, dana tersebut bisa bertambah jika Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo dibolehkan pemerintah ikut membantu sosialisasi untuk peningkatan partisipasi pemilih.

Ia menyebut anggaran pilkada bisa mempengaruhi program tahun 2020. Namun dia menerangkan jika penggunaan dana tersebut untuk Pilkada, dan pesta demokrasi merupakan bagian dari pembangunan.

"Ya kalau mempengaruhi pembangunan fisik iya. Namun menguntungkan untuk pembangunan yang lain. Kan membangun kesadaran orang untuk melaksanakan pemilu," jelas orang nomor satu di Ponorogo ini.

Baca Juga: Tak Lagi Pakai Tenaga, Pebecak di Ponorogo Tersenyum Dapat Becak Listrik dari Prabowo

Ipong mengaku jika dana yang diberikan untuk pilkada termasuk minim namun diyakininya jika semua cukup. Menurutnya, angka yang sekarang untuk sebenarnya sudah naik dua kali lipat dibandingkan dengan tahun 2015 lalu.

"Semua cukup dalam perhitungan kalau misalkan dibutuhkan tambahan bisa dialokasikan di PAK," jelasnya.

Ketua Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Ponorogo, Munajat mengatakan target awal dana Pilkada 2020 sebesar Rp 48 Miliar namun hanya mendapatkan Rp 40,8 Miliar.

Baca Juga: Resmikan Air Frezz, Plt Bupati Ponorogo Tekankan Pentingnya Air Minum Bersertifikat

"Jumlah itu paling banyak terserap untuk honor penyelenggara dan cukup untuk 3 calon yang akan maju," katanya.

Ketua Bawaslu Ponorogo, Muhammad Syaifullah mengaku honor para pengawas disesuaikan dengan anggaran daerah.

"Yang belum kita perhitungkan jika misalnya akan ada putaran kedua. Jika terjadi, anggaran kita sesuaikan dengan anggaran normal dan hitungan putaran kedua," pungkasnya.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.