Kamis, 11 Jun 2026 11:47 WIB

Cukai Rokok Naik 23 Persen, Ini Sikap Pekerja dan PKB

Dita Indah Sari dalam acara rembuk pekerja buruh rokok
Dita Indah Sari dalam acara rembuk pekerja buruh rokok

jatimnow.com - Dewan Pimpinan Pusat Partai Kebangkitan Bangsa (DPP PKB) menanggapi serius rencana Kementerian Keuangan yang akan menaikkan cukai rokok sebesar 23 persen dan Harga Jual Eceran (HJE) 35 persen pada Januari 2020 mendatang.

Ketua DPP PKB Bidang Ketenagakerjaan dan Migran, Dita Indah Sari mengatakan kenaikan yang besar akan menimbulkan persoalan serius bagi industri pertembakauan serta menekan tingkat konsumsi dan akan menggerus produksi.

Baca Juga: Legislator PKB Salurkan Ratusan Hewan Kurban di Jember dan Lumajang

"Rencana kenaikan cukai rokok ini akan banyak merugikan petani tembakau, pengusaha rokok dan yang penting para buruh dan pekerja pabrik rokok," katanya, Minggu (22/9/2019).

Ia meminta pemerintah tidak menaikkan besaran cukai yang direncanakan Kementerian Keuangan karena berefek domino terhadap pekerja, industri kecil menengah, pertembakauan serta petani tembakau.

"Kami mengerti pemerintah membutuhkan pemasukan yang lebih besar untuk membiayai keuangan negara yang memang dalam keadaan defisit. Kami setuju ada kenaikan cukai, tapi besarannya yang kami tidak setuju. Kami harapkan kenaikannya berkisaran sekitar 12 sampai 15 persen," jelasnya.

DPP PKB akan terus memperjuangkan hal itu melalui lewat wakil-wakilnya sebanyak 58 di DPRD Pusat dan akan komitmen memperjuangkan nasib petani tembakau, pekerja rokok dan pengusaha rokok.

Baca Juga: Gus Lilur Tagih Janji KEK Tembakau Madura demi Berantas Rokok Ilegal

Dita berharap, wakil-wakilnya yang berada di DPRD daerah Jatim terus mengaviliasi di internal parlemen Jatim dan berhasil memperjuangkan aspirasi konstituen.

"Dampak buruknya akan terjadi kenaikan harga jual rokok eceran sebesar 35 persen, dengan kenaikan itu maka konsumsi rokok dipastikan akan berkurang drastis. Kalau konsumsi rokok berkurang maka perusahaan pabrikan rokok akan mengurangi tenaga kerja dan akan mengurangi pembelian tembakau dari petani, jika kalaupun laku harganya buruk," tukasnya.

Dita menjelaskan, DPP PKB setuju pemerintah akan mengkampanyekan agar anak usia dini tidak merokok, namun caranya tidak menaikkan cukai tapi dengan sosialisasi bahaya merokok.

Baca Juga: Solusi Konkret Atasi Rokok Ilegal, Gus Lilur Suarakan Tritura Petani Madura

"Caranya harus terus sosialisasi atau kampanye bahaya merokok kepada anak usia dini dan penegakan hukumnya jadi bukan lewat kenaikan cukainya," bebernya.

Sementara, Mustain pekerja pabrik rokok berharap, agar rencana kenaikan cukai dibatalkan oleh pemerintah karena efeknya sangat merugikan yang kompleks.

"Kalau tahun-tahun kemarin cuma 8 hingga 10 persen. Dengan dalih tahun kemarin tidak naik, kenapa tahun ini kenaikannya di rapel. Nasib pekerja nanti seperti apa jika tidak ada jaminan dari pemerintah," tandasnya.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.