Jumat, 19 Jun 2026 04:54 WIB

Satpol PP Jatim Turun Tangan Atasi Tambang Pasir Ilegal di Tulungagung

Kepala Satpol PP Jawa Timur Budi Santosa saat kunjungan kerja di Tulungagung
Kepala Satpol PP Jawa Timur Budi Santosa saat kunjungan kerja di Tulungagung

jatimnow.com - Satpol PP Provinsi Jawa Timur melihat kondisi bekas penambangan pasir ilegal, di aliran Sungai Brantas, Kecamatan Ngantru, Kabupaten Tulungagung, Selasa (10/9/2019).

Meskipun kini mesin penambangan pasir tersebut sudah tidak ada, tapi kerusakan ekosistem di lokasi masih terlihat jelas. Satpol PP Jatim berencana akan menutup lokasi penambangan pasir ilegal itu.

Baca Juga: Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Kepala Satpol PP Jawa Timur Budi Santosa menuturkan, saat ini mereka terus melakukan pertemuan dengan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk membahas penambangan pasir ilegal di Tulungagung. Mereka juga melakukan pendekatan persuasif ke sejumlah pemilik usaha penambangan pasir ilegal, yang mayoritas berasal dari luar kota.

"Sesuai data yang kami terima, mereka kebanyakan dari luar kota," ujar Budi.

Baca Juga: Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

Budi menjelaskan, sebenarnya Satpol PP bisa langsung menindak tegas pelaku penambangan pasir ilegal tersebut. Namun hal tersebut menjadi opsi terakhir dengan mempertimbangkan banyak hal, salah satunya aspek sosial. Sebab, penambangan pasir ilegal ini sudah menjadi mata pencaharian masyarakat.

"Ini alasan utama kami kenapa tidak langsung ditindak tegas. Banyak aspek sosial yang menjadi bahan pertimbangan," tuturnya.

Baca Juga: Asyik Nongkrong di Warung Kopi, Puluhan Pelajar di Tulungagung Terjaring Razia

Meski begitu, Budi menegaskan bahwa mereka akan menyelesaikan masalah pertambangan ilegal ini. Untuk saat ini, Satpol PP sudah meminta kepada pengusaha penambangan untuk tidak lagi menggunakan mesin dan beralih ke manual. Selain itu, mereka didorong untuk mengurus perizinan penambangan.

"Kita akan lakukan pertemuan lagi dengan pemilik usaha penambangan ini agar mindset mereka bisa berubah," pungkasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.