Senin, 15 Jun 2026 20:51 WIB

Komplotan Copet Hp Modus Nyalakan Petasan di Konser Jikustik Dibekuk

Komplotan pencopet ditangkap Polres Ngawi
Komplotan pencopet ditangkap Polres Ngawi

jatimnow.com – Enam pencopet handphone (Hp) yang beraksi saat konser Jikustik dengan modus membunyikan petasan dibekuk anggota Sat Reskrim Polres Ngawi.

Keenam pencopet tersebut adalah Erik Susanto (34), Daud Dwi Putra (30), Joko Sucahyono (42), Rizal Beni Pranoto (28), Abdul Rohman (21), Daman Huri (24). Keenam tersangka merupakan warga Kota Surabaya.

Baca Juga: Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

"Kami ringkus satu jam setelah laporan copet atau setelah konser Jikustik di Alun-alun Ngawi," kata Kapolres Ngawi, AKBP Pranatal Hutajulu, Sabtu (7/9/2019).

Menurutnya, masih ada satu pencopet yang menjadi berhasil kabur saat dilakukan penangkapan oleh anggota Sat Reskrim Polres Ngawi.

"Masih ada satu DPO lagi atas nama Wawan," jelasnya.

Dari hasil penyidikan, diketahui ketujuh pelaku berniat melakukan aksi copet di Ngawi. Mereka berangkat ke Ngawi dengan menyewa mobil dari Surabaya.

Di tempat konser, para pelaku membagi tugas. Pelaku Wawan atau DPO menyalakan petasan di tengah-tengah penonton dengan tujuan mengalihkan perhatian.

Baca Juga: Balon Udara Berisi Petasan Jatuh dan Rusak Rumah Warga di Tulungagung

"Saat petasan dinyalakan, otomatis banyak penonton yang melihat ke sumber suara. Suasana pun menjadi ricuh," jelasnya.

Kericuhan ini dimanfaatkan pelaku. Dua pelaku yaitu Rizal dan Daud melakukan perannya dengan mendorong-dorong penonton.

Di tengah kepanikan penonton, pelaku Abdul Rohman mengambil handphone dan diberikan ke Erik Susanto untuk disimpan ke tas.

Baca Juga: Polisi di Tulungagung Amankan Petasan dan Balon Udara, Pelaku Anak-Anak Dibina

"Total ada 8 android yang bisa diambil," terang lulusan AKPOL 1998 ini.

Penonton yang kehilangan handphone kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Sat Reskrim Polres Ngawi. Polisi yang mendapat laporan kemudian menghentikan komplotan tersebut saat akan kembali ke Surabaya.

"Kami lacak. Mereka sudah mau perjalanan ke Surabaya. Untuk satu tersangka yang lolos masih kami lakukan pengejaran," tukasnya.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.