Jumat, 19 Jun 2026 23:14 WIB

Jaringan Fiber Optik di 189 Desa Bikin Layanan Banyuwangi Makin Moncer

Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas saat melihat inovasi desa berbasis digital dalam Festival Kampung Digital
Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas saat melihat inovasi desa berbasis digital dalam Festival Kampung Digital

jatimnow.com - Pemkab Banyuwangi terus mendorong peningkatan kualitas pelayanan publik hingga ke desa-desa melalui program Smart Kampung. Sejak diresmikan Menkominfo Rudiantara pada Mei 2016, sebanyak 189 desa di Banyuwangi sudah teraliri internet berbasis serat optik atau fiber optik.

"Salah satu indikator Smart Kampung adalah pelayanan publik dengan pendekatan teknologi informasi, juga soal pengembangan ekonomi desa dan pengentasan kemiskinan," ujar Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas, Rabu (4/9/2019).

Baca Juga: Ujian Kelulusan Unik, Siswa SMP Labschool Unesa 3 Pamerkan Karya Inovatif

Menurut Bupati Anas, dengan program itu, inovasi tumbuh subur. Desa-desa berlomba menampilkan inovasinya dan membuat warga desa semakin mudah dan bisa mengakses layanan publik dengan murah.

"Kami targetkan ini terus meningkat. Kami mengeceknya lewat survei kepuasan publik yang dilakukan per enam bulan," tuturnya.

Sejumlah inovasi desa itu ditampilkan dalam Festival Kampung Digital yang digelar Selasa-Rabu, 3 hingga 4 Septemper 2019. Festival ini memamerkan berbagai kemajuan desa hasil inovasi berbasis digital. Mulai sektor pelayanan publik, pelayanan kesehatan hingga ekonomi kreatif.

Salah satu inovasi yang ditampilkan adalah layanan KIOSK milik Desa Kaligung, Kecamatan Blimbingsari, yang memuat layanan data dan informasi tentang kependudukan, kesehatan dan pendidikan. Dengan sistem ini, warga bisa melakukan layanan mandiri untuk berbagai keperluan hanya dengan memindai KTP pada perangkat yang disediakan.

Selain itu, ada aplikasi Siap Cantik (Sistem Alikasi Posyandu dengan Pencatatan Elektronik) milik Desa Genteng Wetan, yang memberi kemudahan bagi pengguna layanan khususnya ibu-ibu di kampung-kampung untuk melihat perkembangan kesehatan dan mendapatkan tips dan informasi seputar kesehatan.

Baca Juga: Penyelundupan Ratusan Burung Tanpa Dokumen Digagalkan di Ketapang

Bupati Anas menambahkan, Festival Kampung Digital juga menjadi sarana referensi bagi seluruh desa untuk saling mereplikasi inovasi. Itu pula yang dilakukan pada Festival Smart Kampung pada Juli 2019 yang menjadi pestanya inovasi desa berbasis digital.

Saat itu, ditampilkan Sistem Manajemen Desa (SIMADE), inovasi dari Desa Ketapang. SIMADE adalah sistem administirasi kependudukan tersusun rapi, yang membuat waktu pelayanan masyarakat hanya dua menit.

"Dengan SIMADE, pelayanan administrasi tidak sampai dua menit selesai dan siap cetak," ungkap Kepala Desa Ketapang, Slamet Kasiyono.

Cukup dengan memasukkan Nomor Induk Kependudukan (NIK), pelayanan bisa dilakukan dengan cepat. Warga yang mengurus dokumen cukup menyerahkan nama dan nomor induk kependudukan (NIK), maka segala keperluan akan segera tercetak.

Baca Juga: Ketika Riset Menjadi Administrasi, Negara Kehilangan Senjata

Misalnya pengurusan surat kematian, petugas cukup mengisi NIK nama warga di form elektronik. Maka otomatis, lembar dokumen langsung terisi dengan berbagai data primer penduduk lainnya seperti usia, agama, pekerjaan, alamat dan sebagainya.

"Saat mendengar ada warga meninggal dunia. Saya tinggal masukkan NIK, surat kematian langsung tercetak. Saya bawa ke pihak keluarga sambil melayat," jelas Slamet.

Selain itu, ada inovasi SIMAS Mandiri (Sistem Pelayanan Masyarakat Melayani Sendiri) yang dikembangkan Desa Genteng Kulon. Layanan berbasis self-service itu melayani 27 macam pelayanan administrasi masyarakat dengan mesin otomatis tanpa bertemu petugas.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.