Selasa, 16 Jun 2026 20:21 WIB

Kemah Bersama Pemuda Lintas Agama di Banyuwangi

Kemah Pemuda Lintas Agama di Banyuwangi
Kemah Pemuda Lintas Agama di Banyuwangi

jatimnow.com - Pererat jalinan persaudaraan antar sesama Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Banyuwangi menggelar Kemah Pemuda Lintas Agama.

Tahun ini, kemah bersama diikuti oleh pemuda-pemuda dari berbagai agama mengambil tema 'Merajut Kemajemukan dalam Jalinan Persaudaraan Sesama Anak Negeri'.

Baca Juga: Penyelundupan Ratusan Burung Tanpa Dokumen Digagalkan di Ketapang

Ketua FKUB Banyuwangi, KH Muhammad Yamin mengatakan kemah pemuda lintas agama ini telah berlangsung sejak 5 tahun yang lalu. Hal ini, kata dia, untuk membangun persaudaraan meski berbeda keyakinan.

"Meskipun berbeda keyakinan, kita tanamkan tidak boleh saling menghina dan membenci," ujar Yamin, Kamis (29/8/2019).

Kemah Pemuda Lintas Agama tersebut, imbuh KH Yamin, digelar di Rumah Edukasi Griya Ekologi, Desa Kelir, Kecamatan Kalipuro. Tujuan kemah tersebut dinilai efektif menguatkan toleransi dan kegotong-royongan diantara para pemuda berbagai latar agama.

Dengan kebersamaan ini, menurutnya, praktik ataupun upaya adu domba dan provokasi tidak akan mempan memecah kerukunan antar umat beragama di Banyuwangi.

"Jika sering bertemu, maka akan terbangun komunikasi. Dengan komunikasi timbul kebersamaan dan rasa saling menghormati," ungkap kiai lulusan universitas di Baghdad, Irak ini.

Baca Juga: Warga Banyuwangi Keluhkan Langkanya LPG 3 Kg Jelang Lebaran

KH Yamin menambahkan, dalam setiap penyelenggaraannya, kemah pemuda lintas agama mengusung bahasan tema yang berbeda-beda.

"Tahun ini kami mengangkat tema keberlanjutan lingkungan, setelah sebelumnya mengangkat tema seperti entrepreneurship," jelasnya.

Sementara itu, Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas gembira dengan kekompakan anak-anak muda yang berasal dari lintas agama di Bumi Blambangan.

"Pemahaman saling menghargai, merayakan perbedaan, perlu dibangun di kalangan anak-anak muda. Konsep kemah bersama ini bagus, karena kebersamaan dibangun secara informal, bukan melalui pertemuan-pertemuan formal yang seringkali kaku," paparnya.

Baca Juga: Banyuwangi Jadi Pilot Project, PTPN I Tanam 10 Ribu Kelapa Genjah demi Hilirisas

"Anak-anak muda lintas agama ini harus tumbuh sebagai generasi yang tidak suka saling membenci," katanya.

Anas berharap, bahasan tema tahun ini yang menyinggung keberlanjutan lingkungan dapat disebarluaskan di rumah-rumah ibadah oleh para anak muda.

"Misalnya soal sampah plastik. Harus ada kepedulian bersama," harap bupati dua periode itu.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.