Jumat, 19 Jun 2026 17:31 WIB

Razia Anak Punk di Blitar, Satpol PP Sita Sajam dan Roti Kalung

  • Penulis : CF Glorian
  • | Kamis, 22 Agu 2019 15:49 WIB
Anak punk yang ditangkap Satpol PP di Blitar
Anak punk yang ditangkap Satpol PP di Blitar

jatimnow.com - Sepuluh anak jalanan dan pelajar di Kota Blitar terjaring razia Satpol PP. Ketika dirazia, kelompok anak jalanan tersebut sedang mengamen di salah satu lampu merah yang ada di Sananwetan.

Saat digeledah, petugas menemukan sebilah pisau yang dibawa para anak jalanan. Petugas juga menemukan roti kalung yang dipakai sebagai ikat pinggang.

Baca Juga: STB Gandeng Muhammadiyah Jatim, 500 Siswa Bakal Belajar ke Singapura

"Kami menjaring sepuluh anak. Kemudian juga menemukan senjata tajam. Ada pisau ya, dan juga roti kalung yang dibawa oleh anak jalanan ini," kata Sekretaris Satpol PP Kota Blitar, Hadi Maskun, Kamis (22/8/2019).

Oleh petugas, senjata tajam yang dibawa anak jalanan tersebut disita. Mereka juga hanya mendapatkan pembinaan dan pendataan saja.

"Jadi mereka ini bukan asli Kota Blitar. Mereka dari luar (daerah). Ini makanya kami data dan kami minta mereka untuk pulang," ujarnya.

Baca Juga: Ujian Kelulusan Unik, Siswa SMP Labschool Unesa 3 Pamerkan Karya Inovatif

Di lain tempat, petugas juga mendapati sejumlah pelajar yang kedapatan bolos sekolah. Para pelajar ini terjaring razia petugas saat sedang bersantai di sebuah warung kopi.

"Kalau untuk pelajar, kami laporkan ke sekolahnya dan juga ke orang tuanya agar mendapat pembinaan. Mereka bilang sudah beberapa hari ndak masuk kelas," katanya.

Ia menambahkan razia ini dilakukan untuk menjaga kenyamanan dan ketertiban di Kota Blitar. Pemkot Blitar juga rutin menggelar razia ke orang gila yang berlalu-lalang di jalanan Kota, termasuk anak jalanan dan pelajar bolos sekolah.

Baca Juga: BKPSDM Tulungagung Periksa Anggota Satpol PP yang Berjaga di Kantor Disbudpar

 

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.