Rabu, 17 Jun 2026 22:34 WIB

Kukuhkan Paskibraka Banyuwangi, Bupati Anas: Kalian Anak-anak Terpilih

Pengukuhan Paskibraka di Banyuwangi
Pengukuhan Paskibraka di Banyuwangi

jatimnow.com - Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas mengukuhkan Pasukan Pengibar Bendera (Paskibraka) tahun 2019 di Pendopo Kabupaten Banyuwangi, Kamis (15/8) malam.

Sejumlah 75 pelajar tingkat SMA yang terdiri 41 putra dan 34 putri dari 25 kecamatan di Bumi Blambangan itu disebut sebagai putra Banyuwangi terpilih.

Baca Juga: Penyelundupan Ratusan Burung Tanpa Dokumen Digagalkan di Ketapang

Prosesi pengukuhan kepada pengibar sang saka Merah Putih pada Proklamasi Kemerdekaan RI ke-74 berlangsung sakral. 

"Selamat kepada kalian semua. Kalian adalah anak-anak terpilih yang kelak menjadi ujung tombak persatuan bangsa. Bersyukurlah kalian karena berkesempatan mendapatkan pengalaman yang tidak dimiliki banyak orang," kata Anas.

Anas berpesan, sebagai putra Banyuwangi terpilih 75 siswa itu diminta menggali berbagai kemampuan dan kreativitas mereka. 

"Hard skill atau dikenal sebagai kompetensi itu memang penting untuk kita miliki. Tapi soft skill atau karakter itu jauh lebih penting," pesan Bupati.

Baca Juga: Warga Banyuwangi Keluhkan Langkanya LPG 3 Kg Jelang Lebaran

Menurut Anas, sejumlah riset keberhasilan seseorang dapat dicapai hingga puncak salah satunya mereka yang memiliki karakter bekerja keras, berkepercayaan diri tinggi, punya visi ke depan, dan mampu bekerja tim.

Selain itu, mampu berpikir analitis, mudah beradaptasi, mampu bekerja dalam tekanan, cakap berbahasa Inggris, dan mampu mengorganisir pekerjaan.   

"Karena itu teruslah belajar dan berkarya. Jangan pernah berhenti untuk melakukan hal-hal positif yang menginspirasi anak-anak muda lainnya," kata Anas.

Baca Juga: Banyuwangi Jadi Pilot Project, PTPN I Tanam 10 Ribu Kelapa Genjah demi Hilirisas

Tahun ini, pembawa baki bendera Merah Putih dipercayakan kepada Tiffani Gloria, siswi SMAN 1 Genteng. Untuk pengibar bendera diberikan kepada Bagus Prasetyo dari SMAN 2 Genteng, Aldorizo Jati Malle dari SMAK Hikmah Mandala, dan Ida Bagus Komang asal SMAN 1 Banyuwangi.

 

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.