Jumat, 19 Jun 2026 00:04 WIB

'Nyanyian' Pemakai Seret Pengedar Sabu di Mojokerto ke Penjara

Unit Reskrim Polsek Ngoro, Mojokerto menunjukkan sang pengedar dan pemakai sabu
Unit Reskrim Polsek Ngoro, Mojokerto menunjukkan sang pengedar dan pemakai sabu

jatimnow.com - Akibat disebut namanya atau 'digigit' pemakai yang biasa membeli narkoba jenis sabu kepadanya, Ali (36), seorang pengedar sabu di Mojokerto hanya bisa pasrah saat ditangkap polisi.

Ali ditangkap Unit Reskrim Polsek Ngoro di rumahnya di Desa Kunjorowesi, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto, pada Rabu (14/8/2019). Penangkapan terhadap Ali dilakukan setelah Budi Sutrisno alias Pek (25), sang pemakai, 'menyanyi' saat ditangkap.

Baca Juga: Dalam Tiga Bulan, Polres Lamongan Ciduk 40 Pengedar Narkotika

"Pengedar (Ali) ini sudah enam bulan mengedarkan sabu-sabu di wilayah Ngoro dan sekitarnya," kata Kanit Reskrim Polsek Ngoro, Iptu Selimat, Kamis (15/8/2019).

Operasi senyap itu diawali dengan menggerebek Budi saat tengah asyik menikmati sabu di rumahnya. Saat disergap, dari saku celana Budi, Selimat dan timnya menemukan barang bukti satu klip platik berisi sabu.

"Pemakai ini merupakan tetangga dari tersangka pengedar," terang Selimat.

Baca Juga: Gerebek Kontrakan di Babat, Polres Lamongan Ringkus Residivis Pengedar Narkoba

Dari keterangan Budi itulah, nama Ali didapat. Budi mengaku bila selama ini ia membeli sabu ke Ali. Tak ingin buruannya kabur, Selimat dan timnya menuju rumah Ali dan menangkapnya saat Ali tertidur lelap.

"Kami menyita barang bukti sebanyak 4 plastik klip berisi sabu, uang tunai dan timbangan electrik serta pipet di rumah pengedar," bebernya.

Dalam pemeriksaan terungkap bahwa Ali merupakan mantan sopir. Setelah tidak memiliki pekerjaan tetap sejak 6 bulan lalu, Ali mencoba bisnis narkoba hingga akhirnya tertangkap.

Baca Juga: Meimura Bawa Ludruk Besutan ke Kampus, Sentil Eksploitasi Alam Mojokerto

"Pengedar ini menyasar anak-anak muda dan sopir di wilayah Ngoro hingga Pasuruan. Ia mengaku mendapat suplai sabu dari M asal Pandaan, Pasuruan," tambahnya.

Total barang bukti sabu yang disita dari kedua pelaku yaitu seberat 6,1 gram.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.