Jumat, 19 Jun 2026 07:13 WIB

Potret Kerusakan Akibat Ratusan Orang Mengamuk di Banyuwangi

Potret kerusakan rumah Sunaryo di Desa Ringintelu, Kacamatan Bangorejo, Kabupaten Banyuwangi
Potret kerusakan rumah Sunaryo di Desa Ringintelu, Kacamatan Bangorejo, Kabupaten Banyuwangi

jatimnow.com - Suasana mencekam di Desa Sukorejo dan Ringintelu, Kecamatan Bangorejo, Kabupaten Banyuwangi berlalu, Jumat (9/8/2019) dihihari. Pagi datang, kerusakan akibat amukan ratusan orang yang menyerbu kedua desa itu mulai terlihat.

Salah satu rumah yang dirusak massa adalah rumah Sunaryo (69) di Desa Ringintelu. Massa yang datang sekitar pukul 01.00 Wib, langsung masuk ke rumahnya dan merusak semua perabot dan bagian rumah. Beruntung, Sunaryo dan keluarganya saat itu tengah bepergian.

Baca Juga: Jaga Kondusivitas, Forkopimda dan Perguruan Silat Jember Gelar Apel Kebangsaan

Baca juga:  Ratusan Orang Mengamuk Rusak Dua Rumah dan Bakar Motor di Banyuwangi

Pantauan jatimnow.com di lokasi, seluruh perabot rumah tangga mulai dari pot, meja, kursi, peralatan tidur, peralatan makan hingga televisi milik Sunaryo dihancurkan dan berantakan. Bahkan sepeda angin mini baru yang hendak diberikan kepada cucunya turut dibakar bersama motor Honda GL 100 miliknya.

Sejumlah warga melihat salah satu rumah warga yang dirusak ratusan orang di BanyuwangiSejumlah warga melihat salah satu rumah warga yang dirusak ratusan orang di Banyuwangi

Yang membuat miris, naskah skripsi milik anak Sunaryo hilang dan belum ditemukan.

"Ijazah-ijazahnya ada, tapi kalau skripsi anak saya tidak ada setelah saya cari-cari. Mungkin sudah hilang terbakar," keluh Sunaryo, Jumat (9/8/2019) pagi.

Baca Juga: Penyelundupan Ratusan Burung Tanpa Dokumen Digagalkan di Ketapang

"Kalau diganti sama pemerintah ya saya terima, kalau tidak ya tidak apa-apa, wong semuanya nanti juga bakal diambil Allah," tambah pensiunan guru ini.

Sunaryo belum terfikir bagaimana beristirahat di rumahnya itu. Sebab hampir seluruh perlengkapan tidurnya, mulai dari dipan, bantal, sprei, selimut turut dibakar massa yang diduga berasal dari para pendekar salah satu perguruan silat tersebut.

Rumah Sunaryo, salah satu korban amukan ratusan orang di BanyuwangiRumah Sunaryo, salah satu korban amukan ratusan orang di Banyuwangi

Baca Juga: Warga Banyuwangi Keluhkan Langkanya LPG 3 Kg Jelang Lebaran

"Kasur ada tiga dibakar semua, sepeda motor habis, sepeda cucu yang masih baru juga dibakar. Ya kalau nggak numpang di tetangga, ya tidur di rumah anak," tutur Sunaryo.

Hingga pukul 07.00 Wib, rumah Sunaryo menjadi tontonan warga. Puluhan orang dari luar Desa Ringintelu banyak mendatangi rumahnya, meski sekadar untuk melihat dan memberi suport kepada Sunaryo.

Selain merusak rumah Sunaryo, massa bermotor itu juga merusak rumah warga di Desa Sukorejo, yang letaknya bersebelahan dengan Desa Ringintelu. Polisi juga masih melakukan penjagaan di dua desa tersebut untuk mengantisipasi aksi serupa kembali terjadi.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.