Rabu, 17 Jun 2026 08:19 WIB

Ini Penyebab Kematian Pria asal Sidoarjo di Kamar Vila Tretes Pasuruan

  • Penulis : Moch Rois
  • | Rabu, 07 Agu 2019 10:29 WIB
Kamar vila di Tretes, Pasuruan tempat korban ditemukan tewas dipasang garis polisi
Kamar vila di Tretes, Pasuruan tempat korban ditemukan tewas dipasang garis polisi

jatimnow.com - Setelah membawa jasad Erwin Abdul Rochim (30), warga Kecamatan Porong, Kabupaten Sidoarjo ke Rumah Sakit Bhayangkara Porong, polisi akhirnya mendapat jawaban dari tim dokter terkait penyebab kematian korban.

Kanit Reskrim Polsek Prigen, Bripka Slamet memastikan penyebab tewasnya korban di kamar Villa Langgeng Puncak Tretes, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan, akibat gagal jantung. Korban ditemukan oleh penjaga vila saat hendak membersihkan kamar sekitar pukul 11.00 Wib, Selasa (6/8/2019).

Baca Juga: Sengketa Lahan TNI AL dan Warga 10 Desa Pasuruan Temui Titik Terang di DPR RI

Baca juga:  Pria asal Sidoarjo Ditemukan Tewas di Kamar Vila Tretes Pasuruan

"Dari visum luar yang dilakukan dokter, tidak ada tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Tidak ditemukan pula busa dimulut sebagai tanda jika korban keracunan. Artinya, meninggalnya korban ini meninggal akibat gagal jantung," jelas Slamet, Rabu (7/8/2019).

Baca Juga: Simak Rekayasa Lalu Lintas Dampak Pembangunan Jembatan Bokwedi Pasuruan

Dari hasil visum luar itu kemudian dikroscek dengan barang bukti yang disita dari TKP, yaitu bungkusan obat kuat yang sudah dipakai korban dan beberapa botol miras. Menurut Slamet, hal itu menguatkan bukti farmakologis bahwa korban gagal jantung akibat obat dan minuman yang dikonsumsinya.

"Efek obat kuat ini sangat keras dan jika ditambah miras, efeknya ke jantung," tambahnya.

Baca Juga: Dua Kali Diteror Molotov, Warga Pasuruan Ajukan Perlindungan LPSK

Namun, saat hendak dilakukan visum dalam, keluarga korban tidak menghendakinya. Mereka menerima dengan ikhlas kematian korban dan menerima hasil visum luar yang dilakukan Tim Dokter RS Bhayangkara Porong.

"Jenazah korban sudah dibawa pulang sekitar pukul 18.30 Wib (Selasa, 6/8/2019) untuk dimakamkan," pungkasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.