Minggu, 14 Jun 2026 16:39 WIB

Petani Keluhkan Harga Garam di Pasuruan Rp 400 per Kilogram

  • Penulis : Moch Rois
  • | Selasa, 23 Jul 2019 17:56 WIB
Petani garam di Pasuruan
Petani garam di Pasuruan

jatimnow.com - Anjloknya harga garam di tingkat petani kembali anjlok. Untuk panen raya garam sendiri akan terjadi bulan September-Oktober mendatang.

"Bagaimana ini, harga garam turun lagi jadi Rp 400 per kilogram. Petani dapat apa?," keluh H Badrus, salah satu petani garam di Desa Gerongan, Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan, Selasa (23/7/2019).

Baca Juga: Sengketa Lahan TNI AL dan Warga 10 Desa Pasuruan Temui Titik Terang di DPR RI

Kebingungan petani semakin besar karena selain harga garam yang anjlok, pihaknya juga kesulitan untuk menjualnya kepada tengkulak.

"Mau menimbun ya tidak bisa. Terus saya dapat uang dari mana?, buat gaji buruh bayar pakek apa?. Mau tidak mau caranya harus dijual," ujarnya yang mengaku jika baru panen 2 sampai 3 kali.

Ditempat lain, Yasin (41), petani garam Desa Raci, Kecamatan Bangil, mengatakan jika harga garam yang hanya Rp 400 per kilogram membuat berat diongkos produksi.

Baca Juga: Simak Rekayasa Lalu Lintas Dampak Pembangunan Jembatan Bokwedi Pasuruan

"Bayangkan saja untuk dua sampai tiga kali panen, kami harus membeli terpal yang harganya Rp 8.500 per meter. Solarnya habis Rp 500 ribu untuk mesin disel penyedot air, belum biaya hariannya," ujarnya.

"Panen pertama dapat 20 sak dengan bobot sekitar 45-50 kilogram. Di panen kedua ada yang 30 sak, bahkan ada yang langsung 60 sak," imbuhnya.

Mereka berharap agar pemerintah bisa menstabilkan harga dan menindak para penimbun yang bisa merusak harga pasar garam.

Baca Juga: Dua Kali Diteror Molotov, Warga Pasuruan Ajukan Perlindungan LPSK

 

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.