Jumat, 19 Jun 2026 16:31 WIB

Sekolah ini Terima 41 Siswa Baru Titipan Dinas Pendidikan Tulungagung

Gedung SMP Negeri 1 Tulungagung yang menerima 41 siswa baru titipa
Gedung SMP Negeri 1 Tulungagung yang menerima 41 siswa baru titipa

jatimnow.com - Meski proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2019 selesai dan jumlah pagu di SMP Negeri 1 Tulungagung telah terpenuhi, tapi sekolah ini masih menerima 41 siswa baru.

Informasi yang didapat jatimnow.com, 41 siswa baru tersebut diterima tanpa melalui sistem zonasi yang diterapkan dalam PPDB tahun ini. Mereka diterima setelah pelaksanaan PPDB selesai.

Baca Juga: Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Kepala Sekolah SMPN 1 Tulungahung M Fauzi mengakui 41 siswa baru tambahan tersebut. Menurutnya, para siswa tersebut diterima setelah mendapat rekomendasi dari Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga setempat. Bahkan nama ke 41 siswa itu sudah tercantum dalam surat keputusan (SK) yang dikeluarkan dinas tersebut.

"Kita hanya menerima siswa yang tercantum namanya dalam SK tersebut," jawab Fauzi kepada jatimnow.com, Jumat (18/7/2019).

Baca Juga: Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

Fauzi juga mengaku tidak tahu pasti apa alasannya sehingga nama ke 41 siswa itu muncul dalam SK. Menurutnya, sebelum SK turun, dinas sudah melakukan rapat koordinasi. Rapat tersebut juga diikuti oleh Plt Bupati Tulungagung, Maryoto Bhirowo. Setelah rapat, SK berisikan nama siswa ini kemudian turun. Proses itu dilakukan tertutup dan tidak ada pengumuman ke publik sebelumnya.

"Kita hanya menjalankan perintah dari dinas saja untuk menerima siswa ini," jelasnya.

Baca Juga: Asyik Nongkrong di Warung Kopi, Puluhan Pelajar di Tulungagung Terjaring Razia

Dengan penambahan 41 peserta didik itu, SMP Negeri 1 Tulungagung tidak menambah jumlah rombongan belajar atau jumlah kelas. Hanya saja jumlah peserta didik dalam satu kelas ditambah. Jika sebelummya jumlah siswa per kelas sebanyak 32, kini setiap kelas rata-rata ditambah 4 siswa.

"Tidak berubah, tapi jumlah peserta didiknya yang kita maksimalkan jadi 36 di masing-masing kelas," tambah Fauzi.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.