Minggu, 14 Jun 2026 10:49 WIB

11 Pengedar Sabu Diciduk, Titik Rawan Peredaran di Mojokerto Terungkap

Kapolres Mojokerto Kota AKBP Sigit Dany Setiyono menginterogasi para tersangka
Kapolres Mojokerto Kota AKBP Sigit Dany Setiyono menginterogasi para tersangka

jatimnow.com - Dalam waktu satu bulan, 11 orang yang terlibat dalam penyalahgunaan narkoba diringkus Satresnarkoba Polres Mojokerto Kota. Dari 11 orang itu, disita sebanyak 231,88 gram sabu.

Kapolres Mojokerto Kota AKBP Sigit Dany Setiyono mengatakan, 11 orang itu ditangkap dari 11 kasus penyalahgunaan narkoba berhasil diungkap Tim Satresnarkoba selama bulan Juni 2019.

Baca Juga: Sehari Usai Bosnya Diciduk, Anak Buah Bandar Sabu Lamongan Ikut Ditangkap

"Dari 8 kasus ada 4 kasus menonjol yang menjadi target operasi. Perlu kita catat bersama, beberapa TKP terjadi berulang-ulang khususnya di daerah Magersari, di wilayah Balongrawe, Kedundung dan itu menjadi atensi dari kepolisian, BNNK dan aparatur daerah," ungkap Sigit, Selasa (8/7/2019).

Salah satu dari 11 tersangka yaitu Anton Eko Kuncoro (27), warga Dusun Tinggar, Desa Tinggarbuntut, Kecamatan Bangsal, Kabupaten Mojokerto, tercatat menjadi salah satu bagian dari jaringan bandar nasional.

"Anton merupakan residivis memiliki barang bukti seberat 219,4 gram. Ia merupakan jaringan nasional yang sudah diungkap di Pekanbaru dan saat itu ada rencana pengiriman sabu seberat 4 kilogram ke Kota Mojokerto, tapi berhasil ditangkap, tetapi BB 4 kilogram itu disita di Pekanbaru," papar Sigit.

Baca Juga: Meimura Bawa Ludruk Besutan ke Kampus, Sentil Eksploitasi Alam Mojokerto

Mantan Kapolres Situbondo ini menambahkan, tersangka Anton juga pernah mengambil sabu seberat 1 kilogram dan sudah diedarkan habis di Mojokerto.

"Jika dikonversi ke rupiah menjadi Rp 350 juta atau 10.000 ribu orang pengguna berhasil kita cegah. Masih kita telusuri barang haram itu didapat dari mana, apakah berasal dari daerah sekitar seperti Surabaya atau dari luar Jawa Timur," bebernya.

Baca Juga: Jaringan Sabu Probolinggo Digulung Polisi, 9 Tersangka Diamankan

Saat diinterogasi, Anton mengaku barang itu diambil di Terminal Mojokerto. Setiap mengedarkan, Anton mendapat upah Rp 1 juta.

"Saya hanya mengambil dan biasanya diambil di Juanda. Garam (sabu) itu saya tidak tahu, pesannya seberat 1,5 kilogram," akunya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.