Jumat, 19 Jun 2026 02:11 WIB

Operasi Tumpas Semeru, Polrestabes Surabaya Sita 10 Ribu Botol Miras

Petugas Polrestabes Surabaya menunjukkan hasil razia miras oplosan dan tak berizin.
Petugas Polrestabes Surabaya menunjukkan hasil razia miras oplosan dan tak berizin.

jatimnow.com - Kejadian yang mengakibatkan jatuhnya korban karena minuman keras di Jawa Barat, menjadi atensi Kepolisian.

Pasukan gabungan Satreskrim dan Satreskoba Polrestabes Surabaya dalam rangka Operasi Tumpas Semeru yang dimulai tanggal 13 sampai 24 April 2018, menggelar razia minuman keras di berbagai wilayah di Surabaya.

Baca Juga: DPRD Surabaya Dukung Penegakan Hukum Kasus Pengeroyokan Siswa SMAN 11

Kasatreskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Sudamiran mengatakan, dalam 4 hari pelaksanaan operasi kewilayahan, dengan sasaran penyalahgunaan Narkoba dan Minuman Keras oplosan tanpa izin, berhasil mengamankan setidaknya 10 ribu botol miras.

"Kami dari tim gabungan Satreskrim dan Satreskoba mendapat atensi dari pimpinan, tadi malam kita melakukan operasi dan belum termasuk jajaran Polsek ada 7 lokasi yang kita dapati menjual miras dan mereka adalah pengecer," kata AKBP Sudamiran saat jumpa pers di Mapolrestabes Surabaya, Senin (16/4/2018).

"Kami berhasil mengamankan sekitar 10 ribu minuman keras diantaranya 7680 bir kaleng tak berizin kadaluarsa dalam satu truck, 116 miras oplosan (cukrik), 192 miras tak berizin dan sisanya minuman keras jenis lainnya," ujar Sudamiran.

Baca Juga: Dewan Kesenian Surabaya Persoalkan Ultimatum 7 Hari Pengambilan Gamelan

Dalam razia tersebut Polisi juga berhasil  mengamankan 5 tersangka antara lain MSR, SKR, HR, MSS, MTY.

AKBP Sudamiran menambahkan operasi serupa akan terus dilakukan guna mencegah jatuhnya korban akibat miras oplosan.

Baca Juga: Dua Bulan Operasi, 192 Bandit Jalanan Surabaya Dikerangkeng

"Untuk sementara masih kita kembangkan, dan akan terus kita lakukan operasi guna mencegah jatuhnya korban akibat miras oplosan," tandasnya.

Reporter: Arry Saputra
Editor: Arif Ardianto

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.